Pohon Zaitun yang Dibakar
Yeremia 11:16
Perjanjian yang Dilanggar dan Hukuman
PerikopPerjanjian Allah Diingkari · Yeremia 11:1-17 →“TUHAN dahulu menyebut namamu “Pohon zaitun yang rimbun, indah dengan buah yang baik.” Akan tetapi, dengan deru badai yang besar, Dia akan membakarnya, dan cabang-cabangnya dipatahkan.”Yeremia 11:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pohon zaitun yang rimbun, elok dipandang mata, pernah TUHAN menamai engkau. Tetapi dengan bunyi keributan yang hebat Ia menyalakan api pada daun-daunnya, sehingga ranting-rantingnya terbakar.”Yeremia 11:16 · TB
Terjemahan Baru
“Pernah Aku menamakan mereka pohon zaitun rindang, penuh buah-buahan yang bagus. Tetapi, sekarang dengan suara gemuruh yang hebat akan Kubakar daun-daunnya dan Kupatahkan semua rantingnya.”Yeremia 11:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The LORD called thy name, A green olive tree, fair, and of goodly fruit: with the noise of a great tumult he hath kindled fire upon it, and the branches of it are broken.”Yeremia 11:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 11:16?
Allah menggambarkan Israel sebagai pohon zaitun yang subur, tetapi karena pemberontakan mereka, Dia akan membakarnya dengan badai yang hebat. Ini adalah metafora untuk penghakiman yang akan datang: kemakmuran dan berkat mereka akan hancur akibat dosa mereka.
Latar belakang
Metafora Pohon Zaitun
TUHAN memakai gambaran pohon zaitun yang subur untuk melukiskan Israel yang pernah indah di mata-Nya. Namun, karena kejahatan mereka, Dia akan membakarnya dan mematahkan cabang-cabangnya, menandakan hukuman yang tak terhindarkan.
Di mana
Yerusalem
Kemungkinan di wilayah bait suci atau jalan-jalan kota
Kapan
~605 SM
Zaman Kerajaan Yehuda (Menjelang Pembuangan)
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, menyampaikan pesan melalui nabi Yeremia
Kepada
Yeremia
Nabi yang melayani di Yehuda, ~40 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רַעֲנָן
ra'anan · rimbun
hijau, segar, atau subur
יָצַת
yatsat · membakarnya
menyalakan api atau membakar
שָׁבַר
shavar · dipatahkan
meremukkan atau menghancurkan
Ketiga kata ini menggambarkan keindahan yang fana: pohon yang subur (ra'anan) akan dibakar (yatsat) dan patah (shavar). Ini menunjukkan bahwa keindahan tanpa ketaatan akan berakhir dengan kehancuran.
Tahukah kamu
Pohon Zaitun yang Tahan Banting
Pohon zaitun bisa hidup ratusan tahun dan justru bertunas kembali setelah terbakar, tapi di sini Tuhan memakai api sebagai simbol penghakiman yang total.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 11:16
Mazmur 52:8
kontras nasib
“Tetapi aku seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah”
Yesaya 27:11
simbol serupa
“Apabila ranting-rantingnya kering, maka mereka akan dipatahkan; perempuan-perempuan akan datang dan membakarnya.”
Yeremia 24:5-6
janji pemulihan
“Seperti buah ara yang baik, Aku akan memperhatikan mereka untuk kebaikan mereka dan Aku akan membangun mereka, bukan merobohkan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 11:16
✕ Sering dikira
Ayat ini tidak relevan bagi kita karena hanya untuk Israel kuno.
✓ Yang sebenarnya
Meski awalnya untuk Yehuda, ini mengingatkan bahwa Allah menuntut kesetiaan dari semua umat-Nya.
✕ Sering dikira
Allah kejam karena membakar pohon yang indah.
✓ Yang sebenarnya
Hukuman adalah konsekuensi dari dosa; Allah telah memperingatkan dan menawarkan jalan keluar.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 11:16
Berkat Allah dapat dicabut jika kita tidak menghargainya. Jangan menganggap remeh kasih karunia Allah; hiduplah dalam rasa syukur dan ketaatan agar kita tidak kehilangan berkat-berkat-Nya.
Tuhan, ajar aku untuk selalu bersyukur atas berkat-Mu dan hidup layak di hadapan-Mu, agar aku tidak kehilangan kesuburan rohaniku. Amin.