Seruan Keadilan atas Bangsa
Yeremia 10:25
Tuhan vs Berhala
PerikopYehuda Menjadi Sunyi · Yeremia 10:17-25 →“Curahkanlah murka-Mu ke atas bangsa-bangsa yang tidak mengenal Engkau, ke atas kaum-kaum yang tidak memanggil nama-Mu. Sebab, mereka telah menghancurkan Yakub, mereka telah menghancurkan dia dan menghabisinya, dan telah menjadikan tempat tinggalnya sunyi.”Yeremia 10:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tumpahkanlah kepanasan amarah- Mu ke atas bangsa-bangsa yang tidak mengenal Engkau, ke atas kaum-kaum keluarga yang tidak menyerukan nama-Mu; sebab mereka telah memakan Yakub dan menghabisinya, dan membuat tempat kediamannya menjadi puing.”Yeremia 10:25 · TB
Terjemahan Baru
“Lampiaskanlah kemarahan-Mu ke atas bangsa-bangsa yang tidak mengakui Engkau dan yang tak mau berbakti kepada-Mu. Sebab mereka telah membinasakan umat-Mu sama sekali dan menghancurkan negeri kami.”Yeremia 10:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pour out thy fury upon the heathen that know thee not, and upon the families that call not on thy name: for they have eaten up Jacob, and devoured him, and consumed him, and have made his habitation desolate.”Yeremia 10:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 10:25?
Ayat ini adalah doa Yeremia memohon agar murka Allah dicurahkan kepada bangsa-bangak yang tidak mengenal Allah, karena mereka telah menghancurkan Yakub (Israel) dan membuat negerinya sunyi. Ini mengungkapkan keadilan Allah atas musuh umat-Nya.
Latar belakang
Doa Minta Keadilan untuk Bangsa
Yeremia mengakui bahwa manusia tidak dapat mengendalikan jalannya sendiri dan meminta Tuhan untuk menghajar dirinya dengan adil, bukan dengan murka. Dia juga memohon agar murka Tuhan dicurahkan atas bangsa-bangsa yang telah menghancurkan Yakub, menyerukan keadilan bagi umat-Nya.
Di mana
Yerusalem
Masa pengepungan, mungkin di dekat bait suci
Kapan
~605 SM
Periode nabi-nabi pra-pembuangan
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang melayani di masa akhir Yehuda, menghadapi penolakan
Kepada
Tuhan
Allah Israel, yang kepadanya Yeremia mencurahkan doa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁפַךְ
shafakh · curahkan
Mencurahkan, seperti menuangkan air ke tanah secara deras, menunjukkan murka yang meluap.
אָכַל
akal · menghancurkan
Memakan, melahap; menggambarkan tindakan yang merusak secara total, seperti api yang memakan habis.
שָׁמֵם
shamem · sunyi
Terpukau, tertegun; menjadi tandus dan kosong, akibat kehancuran yang dahsyat.
Ketiga kata ini bersama-sama menggambarkan murka Tuhan sebagai tindakan yang deras, merusak, dan meninggalkan kehancuran total—tepat bagi bangsa-bangsa yang menindas umat-Nya.
Tahukah kamu
Doa untuk Bangsa Sendiri
Ayat ini menunjukkan bahwa Yeremia, meski menderita karena dosa Yehuda, tetap setia memohonkan keadilan, bahkan meminta agar musuh-musuh Israel dihakimi—bukan sekadar balas dendam pribadi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 10:25
Mazmur 79:6-7
Doa serupa
“Tumpahkanlah murka-Mu ke atas bangsa-bangsa yang tidak mengenal Engkau...”
Yeremia 30:11
Keadilan vs murka
“Sebab Aku akan menghukum engkau dengan keadilan, tetapi Aku tidak akan memusnahkanmu...”
Roma 12:19
Murka Allah
“Pembalasan itu adalah hak-Ku; Aku akan menuntut pembalasan...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 10:25
✕ Sering dikira
Beberapa orang menganggap Yeremia meminta balas dendam pribadi terhadap bangsa-bangsa.
✓ Yang sebenarnya
Yeremia justru menyerahkan pembalasan kepada Tuhan, karena hanya Dia yang berhak menghakimi.
✕ Sering dikira
Ada yang berpikir ayat ini mengizinkan kebencian terhadap bangsa lain.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menekankan keadilan Allah atas penindasan, bukan kebencian buta.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 10:25
Ketika kita melihat ketidakadilan dan penderitaan yang menimpa umat Tuhan, kita dapat membawa hal itu kepada Tuhan dalam doa, percaya bahwa Dia adalah hakim yang adil. Namun, kita juga dipanggil untuk mengasihi musuh dan berseru bagi pertobatan mereka, bukan hanya pembalasan.
Ya Tuhan, biarlah keadilan-Mu dinyatakan atas segala kejahatan, namun ubahlah hati mereka yang menindas umat-Mu, dan pulihkanlah negeri kami, Amin.