Mohon Ampun yang Adil

Yeremia 10:24

Doa: Hajarlah dengan Adil

Hajarlah aku, ya TUHAN, tetapi dalam keadilan; bukan dalam marah-Mu, supaya Engkau tidak membawaku kepada ketiadaan.

Yeremia 10:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 10:24?

Yeremia meminta Tuhan untuk menghajarnya dengan adil, bukan dalam murka. Ia sadar bahwa ia layak dihukum, tetapi ia mohon kemurahan agar tidak dihancurkan sepenuhnya. Ini adalah doa yang rendah hati dan penuh pengakuan dosa.

Latar belakang

Mohon Disiplin, Bukan Murka

Yeremia meminta Tuhan menghajar umat-Nya dengan adil, bukan dalam murka yang memusnahkan. Ia sadar bahwa Yehuda pantas dihukum, tetapi berharap hukuman itu bersifat mendidik, bukan menghancurkan total.

Di mana

Yerusalem

Dalam doa, mungkin di bait Allah atau tempat sunyi lain

Kapan

~605 SM

Akhir Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman pengepungan
Babel menghancurkan Yerusalem
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang jujur dalam doa, tidak takut mengungkapkan isi hati kepada Allah.

T

Kepada

TUHAN

Allah yang adil dan penuh kasih, yang mendengar doa umat-Nya.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָסַר

yasar · hajar

Mendisiplinkan, mengajar melalui teguran atau penderitaan.

מִשְׁפָּט

mishpat · keadilan

Hukum, keadilan, atau keputusan yang benar.

אַף

af · marah

Hidung (sering dipakai untuk amarah yang menyala).

Kombinasi ini menunjukkan bahwa Allah mendisiplinkan dengan keadilan, bukan dengan ledakan amarah yang buta. Disiplin itu untuk pemulihan, bukan penghancuran.

Tahukah kamu

Kata 'Hajar' dalam Bahasa Ibrani

Kata yang dipakai adalah 'yasar' (יָסַר), yang sering berarti 'mendisiplinkan' seperti orang tua mendidik anak, bukan sekadar menghukum.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 10:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 10:24

✕  Sering dikira

Banyak yang membaca 'hajar' sebagai hukuman yang kejam, padahal artinya adalah disiplin yang dimotivasi kasih.

✓  Yang sebenarnya

Disiplin Tuhan selalu bertujuan baik, untuk memurnikan dan memulihkan, bukan sekadar membalas.

✕  Sering dikira

Ayat ini dianggap berlaku hanya untuk bangsa Israel, padahal prinsip disiplin Ilahi berlaku juga untuk individu saat ini.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun konteksnya bangsa, aplikasi prinsipnya tetap relevan bagi setiap orang percaya.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 10:24

Saat kita menghadapi teguran Tuhan, terimalah sebagai didikan penuh kasih. Mohonlah agar Tuhan mengoreksi kita dengan bijaksana, bukan menghancurkan kita.

Tuhan, hajarlah aku dalam kasih-Mu dan ubahkan aku, jangan biarkan murka-Mu meluluhlantakkan aku. Amin.