Dibawa ke Yerusalem
Yehezkiel 8:3
Pengangkatan oleh Roh
PerikopPerbuatan Keji di Bait Allah · Yehezkiel 8:1-18 →“Dia mengulurkan sesuatu seperti tangan dan menangkapku pada ikatan rambut di kepalaku, dan Roh itu mengangkatku di antara bumi dan langit serta membawaku dalam penglihatan-penglihatan Allah ke Yerusalem, menuju pintu masuk pintu gerbang dari halaman dalam yang menghadap ke utara. Di sanalah tempat duduk berhala kecemburuan, yang memicu kecemburuan.”Yehezkiel 8:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dia mengulurkan sesuatu yang berbentuk tangan dan dipegang- Nya jambul kepalaku. Lalu Roh itu mengangkat aku ke antara langit dan bumi dan membawa aku dalam penglihatan-penglihatan ilahi ke Yerusalem dekat pintu gerbang pelataran dalam yang menghadap ke utara, di mana terdapat berhala cemburuan, yang menimbulkan cemburu itu.”Yehezkiel 8:3 · TB
Terjemahan Baru
“Ia mengulurkan sesuatu yang menyerupai tangan, lalu menjambak rambutku. Kemudian di dalam penglihatan itu, aku diangkat tinggi ke udara oleh Roh Allah dan dibawa ke Rumah TUHAN di Yerusalem, ke pintu masuk pelataran dalam yang di sebelah utara. Di situ terdapat patung berhala yang telah membangkitkan murka Allah.”Yehezkiel 8:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And he put forth the form of an hand, and took me by a lock of mine head; and the spirit lifted me up between the earth and the heaven, and brought me in the visions of God to Jerusalem, to the door of the inner gate that looketh toward the north; where was the seat of the image of jealousy, which provoketh to jealousy.”Yehezkiel 8:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 8:3?
Yehezkiel diangkat oleh Roh ke Yerusalem dalam penglihatan, tepatnya di pintu gerbang utara bait suci, tempat berhala kecemburuan berada. Ini menunjukkan bahwa Tuhan memperlihatkan kekejian rohani yang dilakukan umat-Nya, yang membuat-Nya cemburu.
Latar belakang
Perjalanan Roh
Roh mengangkat Yehezkiel dengan rambutnya dan membawanya ke Yerusalem dalam penglihatan. Di sana ia melihat berhala yang memicu kecemburuan, yang merupakan awal dari penglihatan-penglihatan tentang kekejian yang dilakukan orang Israel.
Di mana
Yerusalem
Pintu gerbang halaman dalam bait suci, menghadap utara
Kapan
~592 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Yehezkiel
Nabi pembuangan, sedang dibawa oleh Roh
Kepada
Pembaca kitab Yehezkiel
Komunitas buangan dan pembaca masa depan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רוּחַ
ruach · Roh
roh, angin, nafas, atau kuasa ilahi
נָשָׂא
nasa · mengangkat
mengangkat, membawa, atau mengambil
מַרְאָה
mar'ah · penglihatan
penglihatan, penampakan, atau penyataan
Kata 'ruach' (Roh) adalah kata yang sama untuk 'angin' dan 'nafas', menunjukkan bahwa Roh adalah kuasa yang bergerak dan memberi hidup. Gabungannya dengan 'nasa' (mengangkat) dan 'mar'ah' (penglihatan) menggarisbawahi bahwa ini adalah perjalanan spiritual yang nyata, bukan sekadar mimpi.
Tahukah kamu
Mengangkat dengan Rambut
Meskipun terdengar aneh, ini adalah tindakan simbolis yang menunjukkan kontrol penuh atas diri Yehezkiel. Dalam budaya kuno, menarik rambut adalah tanda kekuasaan yang mutlak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 8:3
Yehezkiel 11:24
diangkat oleh Roh
“Roh itu mengangkat aku dan membawa aku kembali dalam penglihatan oleh Roh Allah ke Babel”
2 Korintus 12:2
pengangkatan rohani
“Aku tahu tentang seorang Kristen ... yang diangkat ke tingkat ketiga”
Kisah Para Rasul 8:39
dibawa oleh Roh
“Roh Tuhan melarikan Filipus ke tempat lain”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 8:3
✕ Sering dikira
Menganggap ini terjadi secara fisik dan Yehezkiel benar-benar berada di Yerusalem.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah penglihatan yang diberikan oleh Tuhan, bukan perjalanan fisik.
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa Tuhan mengangkat Yehezkiel karena rambutnya sebagai hukuman.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah cara simbolis untuk menunjukkan kuasa dan kendali Tuhan atas nabi-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 8:3
Tuhan peduli terhadap kesetiaan umat-Nya. Saat kita menempatkan hal lain di atas-Nya, itu memicu kecemburuan-Nya. Renungkan apakah ada 'berhala' dalam hidup kita yang merebut tempat Tuhan.
Tuhan, singkapkanlah setiap berhala dalam hatiku dan tolong aku untuk setia hanya kepada-Mu. Amin.