Kesudahan atas empat penjuru

Yehezkiel 7:2

Hari TUHAN yang tak terhindarkan

“Hai kamu, anak manusia, beginilah firman Tuhan ALLAH kepada negeri Israel: ‘Kesudahan! Kesudahan telah datang atas keempat penjuru negeri.

Yehezkiel 7:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 7:2?

Tuhan menyatakan bahwa kesudahan telah datang atas keempat penjuru negeri. Ini berarti penghakiman yang pasti dan menyeluruh akan menimpa Israel karena dosa mereka.

Latar belakang

Kesudahan telah tiba

Tuhan menyatakan bahwa akhir zaman bagi negeri Israel sudah dekat. Bencana akan datang dari segala arah, dan tidak ada jalan keluarnya.

Di mana

Yerusalem

Kota yang akan segera dihancurkan

Kapan

~593 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nubuat kehancuran mulai disampaikan
Pengepungan Yerusalem oleh Babel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan ALLAH

Allah Israel yang berdaulat, berbicara melalui nabi.

N

Kepada

Negeri Israel

Bangsa Israel yang tinggal di tanah perjanjian.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בֶּן־אָדָם

ben adam · anak manusia

Sebutan untuk Yehezkiel yang menekankan kemanusiaannya di hadapan Allah.

קֵץ

qets · kesudahan

Akhir atau batas waktu yang ditentukan.

כָּנָף

kanaf · penjuru

Sayap atau ujung ekstrem; di sini bermakna sudut-sudut negeri.

Gabungan 'kesudahan' dan 'empat penjuru' mempertegas bahwa penghakiman ini bersifat menyeluruh dan final.

Tahukah kamu

Empat penjuru

Frasa 'empat penjuru' menunjukkan totalitas: tidak ada satu pun bagian negeri yang luput dari penghakiman.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 7:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 7:2

✕  Sering dikira

Mengira 'kesudahan' berarti akhir dunia secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Di sini merujuk pada akhir kerajaan Israel dan Yerusalem sebagai pusat ibadah.

✕  Sering dikira

Berpikir 'empat penjuru' berarti lokasi geografis spesifik.

✓  Yang sebenarnya

Ini idiom untuk seluruh negeri tanpa kecuali.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 7:2

Tuhan serius terhadap dosa. Meskipun mungkin terasa lambat, penghakiman-Nya pasti datang. Ini mengajak kita untuk tidak menunda pertobatan dan hidup benar.

Ya Tuhan, ingatkan aku bahwa waktu-Mu pasti, dan tolonglah aku untuk hidup dalam pertobatan yang sungguh. Amin.