Datangnya firman TUHAN
Yehezkiel 7:1
Hari TUHAN yang tak terhindarkan
“Firman TUHAN datang kepadaku,”Yehezkiel 7:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku:”Yehezkiel 7:1 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berbicara kepadaku,”Yehezkiel 7:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Moreover the word of the LORD came unto me, saying,”Yehezkiel 7:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 7:1?
Tuhan berbicara kepada nabi Yehezkiel, menyatakan pesan-Nya yang penting. Ini menunjukkan bahwa Tuhan berkomunikasi dengan umat-Nya melalui nabi, dan pesan ini khusus untuk negeri Israel.
Latar belakang
Firman TUHAN datang kepada nabi
Yehezkiel menerima pesan langsung dari Tuhan. Ayat ini menandai awal dari rangkaian nubuat tentang hari penghakiman yang akan datang.
Di mana
Babilonia
Di pembuangan, dekat sungai Kebar
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penulis/redaktur
Penyusun kitab Yehezkiel, mencatat penglihatan nabi.
Kepada
Pembaca kitab
Orang-orang yang membaca nubuat Yehezkiel.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּבָר
dabar · firman
Perkataan yang berbobot dan berkuasa, sering dipakai untuk perkataan Allah.
הָיָה
hayah · datang
Menjadi atau terjadi, menunjukkan peristiwa yang nyata.
יְהוָה
YHWH · TUHAN
Nama pribadi Allah Israel, yang menandakan kasih setia dan kedaulatan-Nya.
Ketiganya menegaskan bahwa pesan ini berasal dari Allah yang hidup, bukan sekadar ide manusia, dan akan terjadi dengan pasti.
Tahukah kamu
Firman yang datang
Ungkapan 'datanglah firman TUHAN' dipakai lebih dari 50 kali dalam kitab Yehezkiel, menekankan bahwa pesan ini bukan dari manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 7:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 7:1
✕ Sering dikira
Menganggap ini hanya kata-kata Yehezkiel sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah klaim wahyu langsung dari Allah.
✕ Sering dikira
Mengira 'firman' hanya sekadar informasi biasa.
✓ Yang sebenarnya
Dalam Alkitab, firman Allah selalu membawa kuasa dan otoritas.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 7:1
Seperti Yehezkiel, kita perlu peka mendengar suara Tuhan, mungkin melalui Alkitab, doa, atau keadaan. Tuhan ingin berbicara dengan kita, jadi sediakan waktu untuk mendengarkan-Nya.
Tuhan, bukalah telingaku untuk mendengar suara-Mu hari ini, dan berikanlah hati yang taat untuk melakukan kehendak-Mu. Amin.