Pemberontakan yang Lebih Parah
Yehezkiel 5:7
Hukuman atas Yerusalem yang Memberontak
“Oleh karena itu, beginilah firman Tuhan ALLAH, “Karena kamu telah lebih bergolak daripada bangsa-bangsa di sekelilingmu, dan tidak berjalan dalam ketetapan-ketetapan-Ku, tidak melakukan peraturan-peraturan-Ku, ataupun tidak bertindak sesuai peraturan bangsa-bangsa yang ada di sekelilingmu,”Yehezkiel 5:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Oleh karena engkau lebih jahat dari pada bangsa-bangsa yang di sekitarmu dan kelakuanmu tidak selaras dengan ketetapan-ketetapan- Ku dan engkau tidak melakukan peraturan-peraturan-Ku, bahkan engkau melakukan peraturan-peraturan bangsa-bangsa yang di sekitarmu,”Yehezkiel 5:7 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN Yang Mahatinggi berkata, "Hai Yerusalem, dengarlah! Engkau tidak mentaati perintah-perintah-Ku dan hukum-hukum-Ku; engkau lebih membangkang daripada bangsa-bangsa lain di sekelilingmu, dan telah mengikuti adat-istiadat bangsa-bangsa itu.”Yehezkiel 5:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Therefore thus saith the Lord GOD; Because ye multiplied more than the nations that are round about you, and have not walked in my statutes, neither have kept my judgments, neither have done according to the judgments of the nations that are round about you;”Yehezkiel 5:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 5:7?
Yehezkiel 5:7 menegaskan bahwa Yerusalem telah melanggar hukum Allah lebih dari bangsa-bangsa lain di sekitarnya. Mereka tidak hanya gagal mengikuti ketetapan Tuhan, tetapi juga tidak mengikuti standar moral bangsa-bangsa kafir, sehingga menjadi lebih buruk. Ayat ini menunjukkan bahwa memiliki pengetahuan akan kebenaran namun menolaknya membawa konsekuensi yang lebih berat.
Latar belakang
Mengapa Hukuman Berat
Allah menegaskan bahwa umat Israel telah melampaui bangsa-bangsa lain dalam kejahatan. Mereka tidak hidup sesuai perintah Allah, bahkan tidak mengikuti standar moral bangsa-bangsa kafir sekitarnya.
Di mana
Babilon
Di tepi sungai Kebar, tempat pembuangan
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel yang kudus, berdaulat atas segala bangsa
Kepada
Yerusalem
Kota yang menjadi pusat umat pilihan, namun telah murtad
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָמָה
hamah · bergolak
gemuruh, ribut, atau memberontak dengan keras
חֻקִּים
chuqqim · ketetapan
ketetapan yang tertulis, hukum yang ditetapkan Allah
מִשְׁפָּטִים
mishpatim · peraturan
keputusan hukum, keadilan yang Allah tegakkan
Kombinasi 'bergolak' dan penolakan terhadap ketetapan serta peraturan menunjukkan bahwa dosa Israel bukan sekadar ketidaktaatan pasif, melainkan penolakan aktif dan penuh gejolak terhadap pemerintahan Allah.
Tahukah kamu
Akar Kata 'Bergolak'
Kata 'bergolak' dalam bahasa Ibrani adalah 'hamah', yang juga dipakai untuk gemuruh air laut atau bunyi keramaian. Ini menggambarkan kekacauan yang lebih dari sekadar pelanggaran biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 5:7
Yehezkiel 16:47
Lebih buruk dari bangsa lain
“Engkau tidak berjalan menurut ketetapan mereka, dan tidak melakukan kekejian mereka; tetapi segera engkau menjadi lebih buruk dari mereka.”
Roma 2:24
Bencana bagi umat
“Nama Allah dihujat di antara bangsa-bangsa karena kamu.”
Imamat 26:27-28
Hukuman berlipat
“Jika kamu tetap tidak mau mendengarkan Aku, Aku akan menghukum kamu tujuh kali lipat karena dosamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 5:7
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti Israel lebih jahat daripada semua bangsa lain secara mutlak.
✓ Yang sebenarnya
Israel lebih bertanggung jawab karena memiliki terang hukum Taurat, sehingga kejahatan mereka dianggap lebih serius.
✕ Sering dikira
Allah membenci bangsa-bangsa lain.
✓ Yang sebenarnya
Allah memakai bangsa-bangsa lain sebagai ukuran, tetapi tetap menghakimi semua orang dengan adil.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 5:7
Tuhan memanggil kita untuk hidup sesuai standar-Nya, bukan sekadar mengikuti lingkungan sekitar. Jangan biarkan diri kita merasa puas karena 'tidak seburuk orang lain'; Allah melihat hati dan tindakan kita secara pribadi.
Tuhan, ampunilah aku jika aku telah meremehkan kebenaran-Mu dan tidak hidup sesuai firman-Mu. Amin.