Murka Tujuh Kali Lipat

Imamat 26:27

Berkat dan Kutukan bagi Israel

Jika dengan semua itu kamu masih tidak mau mendengarkan Aku dan berjalan menentang Aku,

Imamat 26:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 26:27?

Ayat ini melanjutkan peringatan: jika setelah semua hukuman umat masih tetap menentang dan tidak mau mendengarkan, Tuhan akan berjalan menentang mereka dan menghukum tujuh kali lebih berat. Ini menunjukkan kesabaran Tuhan yang terbatas dan keseriusan dosa yang terus-menerus.

Latar belakang

Peringatan Terakhir

Jika umat masih tidak mau mendengarkan dan terus menentang, Tuhan akan berjalan melawan mereka dengan murka, menghukum mereka tujuh kali lipat.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, di padang gurun

Kapan

~1440 SM

Perjanjian Lama, Kitab Taurat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, berbicara melalui Musa

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan di padang gurun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֵמָה

chemah · murka

Kemarahan yang panas, amarah yang membara

קֶרִי

qeri · menentang

Secara harfiah 'kebetulan' atau 'keras kepala', berarti melawan secara acak/keras

שֶׁבַע

sheva · tujuh kali lipat

Angka tujuh, kelengkapan, atau pengulangan penuh

Murka Tuhan bukan ledakan emosi, tetapi respons yang terukur terhadap sikap menentang yang terus-menerus; 'tujuh kali lipat' menunjukkan keseriusan yang sempurna.

Tahukah kamu

Angka Tujuh

Dalam Alkitab, angka tujuh sering melambangkan kesempurnaan atau kelengkapan; 'tujuh kali lipat' berarti hukuman yang lengkap.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 26:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 26:27

✕  Sering dikira

Mengira murka Allah seperti marah manusia yang tidak terkendali.

✓  Yang sebenarnya

Murka Allah adalah respons kudus terhadap dosa, selalu terkendali dan adil.

✕  Sering dikira

Berpikir 'tujuh kali lipat' berarti Allah tidak adil.

✓  Yang sebenarnya

Angka ini menekankan kepastian dan keseriusan hukuman, bukan ketidakadilan.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 26:27

Jangan mengeraskan hati terhadap teguran Tuhan. Semakin kita menolak didikan-Nya, semakin berat konsekuensi yang kita tanggung. Mari belajar untuk cepat bertobat saat menyadari kesalahan.

Tuhan, lembutkan hati kami agar peka terhadap teguran-Mu dan segera bertobat dari dosa. Amin.