Persembahan Harian yang Tetap
Yehezkiel 46:13-18
Persembahan Harian
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Perintah korban harian
Tuhan memerintahkan agar setiap pagi dipersembahkan seekor domba berumur setahun sebagai korban bakaran. Ini adalah kelanjutan dari ketetapan mengenai korban harian yang diatur dalam Taurat.
Di mana
Babilonia
Penglihatan tentang Bait Suci masa depan
Kapan
~573 SM
Pembuangan Babilonia
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel, berfirman tentang tata ibadah
Kepada
Nabi Yehezkiel
Imam dan nabi di pembuangan, ~30 tahun
Arti tiap ayat
Penjelasan Yehezkiel 46:13-18 Ayat per Ayat
Yehezkiel 46:13
Ayat ini menekankan pengorbanan harian yang harus dipersembahkan setiap pagi: seekor domba berumur setahun yang tidak bercacat sebagai korban bakaran kepada TUHAN. Ini menunjukkan kebutuhan akan penyembahan yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yehezkiel 46:14
Korban sajian harian terdiri dari seperenam efa tepung halus dan sepertiga hin minyak, untuk melunakkan tepung itu, sebagai korban yang terus-menerus. Ini mengajarkan pentingnya memberi yang terbaik dan teratur kepada…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yehezkiel 46:15
Setiap pagi, domba, korban sajian, dan minyak harus dipersembahkan sebagai korban bakaran yang tetap. Ini menekankan ritme harian ibadah yang tidak boleh terlewat, melambangkan ketergantungan terus-menerus pada Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yehezkiel 46:16
Allah menetapkan bahwa jika pemimpin memberikan warisan kepada anaknya, itu menjadi milik anak itu selamanya. Ini menunjukkan keadilan dan kepastian dalam hak waris, dan menggambarkan janji Allah yang pasti bagi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yehezkiel 46:17
Hadiah yang diberikan kepada budak hanya berlaku sampai tahun Yubileum, lalu kembali kepada pemimpin. Ini mengajarkan bahwa kepemilikan tetap milik pemimpin, dan aturan ini melindungi warisan dari penyalahgunaan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yehezkiel 46:18
Pemimpin dilarang mengambil milik pusaka rakyat atau menindas mereka; ia harus memberi warisan kepada anak-anaknya dari miliknya sendiri, agar umat tidak tercerai-berai. Ini adalah prinsip keadilan dan pemerintahan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →