Roti campuran untuk 390 hari
Yehezkiel 4:9
Tanda Pengepungan Yerusalem
PerikopLambang Pengepungan Yerusalem · Yehezkiel 4:1-17 →““Sedangkan kamu, ambillah gandum, jelai, buncis, kacang-kacangan, jawawut, dan bunga pala, dan taruhlah semua itu ke dalam satu bejana dan buatlah roti dari bahan-bahan itu bagimu. Kamu harus makan roti itu selama kamu berbaring pada sisimu, yaitu 390 hari.”Yehezkiel 4:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Selanjutnya ambillah gandum, jelai, kacang merah besar, kacang merah Yehezkiel 4.10–14 15 kecil, jawan dan sekoi dan taruhlah dalam satu periuk dan masaklah itu menjadi roti bagimu. Itulah makananmu selama engkau berbaring pada sisimu, yaitu tiga ratus sembilan puluh hari.”Yehezkiel 4:9 · TB
Terjemahan Baru
“Sekarang, ambillah gandum, jelai, kacang merah, kacang polong, sekoi dan gandum halus. Campurkanlah itu semua dan buatlah roti. Itulah makananmu selama 390 hari engkau berbaring miring ke kiri itu.”Yehezkiel 4:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Take thou also unto thee wheat, and barley, and beans, and lentiles, and millet, and fitches, and put them in one vessel, and make thee bread thereof, according to the number of the days that thou shalt lie upon thy side, three hundred and ninety days shalt thou eat thereof.”Yehezkiel 4:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 4:9?
Yehezkiel harus membuat roti campuran dari berbagai biji-bijian dan memakannya selama 390 hari. Ini melambangkan keterbatasan makanan selama pengepungan, dan campuran bahan menunjukkan kesusahan dan ketidakmurnian yang akan dialami Israel di pembuangan.
Latar belakang
Simbol kekurangan pangan
TUHAN memerintahkan Yehezkiel untuk membuat roti dari campuran biji-bijian dan kacang-kacangan, menunjukkan bahwa di masa pengepungan makanan menjadi langka dan harus dicampur. Ini melambangkan hukuman bagi Israel yang akan kehabisan makanan yang layak.
Di mana
Tel Aviv-Yafo, Israel
Di rumah Yehezkiel, dekat sungai Kebar, Babel
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, berbicara kepada Nabi Yehezkiel
Kepada
Yehezkiel
Imam dan nabi di pembuangan Babel, ~30 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חִטָּה
chittah · gandum
gandum, biji-bijian utama untuk roti.
שְׂעֹרָה
se'orah · jelai
jelai, biji-bijian yang lebih murah dan kasar, sering untuk pakan ternak.
לֶחֶם
lechem · roti
roti atau makanan pokok, melambangkan nafkah sehari-hari.
Ketiga kata ini menggambarkan kebutuhan dasar yang menjadi sulit: gandum dan jelai adalah bahan pokok, tetapi roti yang dihasilkan akan tidak normal. Ini menekankan krisis dan ketergantungan pada Allah.
Tahukah kamu
Campuran biji-bijian
Roti biasanya dibuat dari gandum atau jelai saja. Mencampur berbagai biji adalah tanda kemiskinan atau darurat, karena orang kaya hanya pakai gandum murni.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 4:9
2 Raja-raja 6:25
Kekurangan makanan
“Demikianlah terjadi kelaparan yang hebat di Samaria selama mereka mengepungnya, sehingga kepala keledai berharga delapan puluh syikal perak.”
Ratapan 4:4
Dampak pengepungan
“Lidah bayi melekat pada langit-langit karena haus; anak-anak meminta roti, tetapi tak seorang pun yang memberi.”
Amos 8:11
Kelaparan rohani
“Lihatlah, waktunya akan datang, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 4:9
✕ Sering dikira
Menganggap campuran biji-bijian adalah resep makanan sehat yang diberkati.
✓ Yang sebenarnya
Campuran itu justru tanda penurunan taraf hidup dan hukuman.
✕ Sering dikira
Berpikir ini hanya perintah literal untuk makan tertentu tanpa makna simbolis.
✓ Yang sebenarnya
Setiap elemen adalah tanda kenabian tentang kehancuran Yerusalem.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 4:9
Dalam masa sulit, kita mungkin harus bertahan dengan sumber daya yang terbatas. Ini mengajarkan kita untuk bersyukur atas apa yang ada, walau tidak ideal. Kesederhanaan bisa menjadi latihan iman yang dalam.
Ajari aku bersyukur dalam kekurangan dan percaya bahwa Engkau menyediakan cukup untuk hari ini. Amin.