Keberatan nabi
Yehezkiel 4:14
Hukuman atas Yerusalem
“Kemudian, aku berkata, “Ya, Tuhan ALLAH, sesungguhnya, aku tidak pernah menajiskan diriku sendiri. Sebab, sejak masa mudaku sampai sekarang, aku tidak pernah makan sesuatu yang sudah mati atau dicabik-cabik oleh binatang-binatang, atau tidak pernah ada daging yang najis masuk ke dalam mulutku.””Yehezkiel 4:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka kujawab: "Aduh, Tuhan ALLAH, sesungguhnya, aku tak pernah dinajiskan dan dari masa mudaku sampai sekarang tak pernah kumakan bangkai atau sisa mangsa binatang Yehezkiel 4.15–5.1 16 buas; lagipula tak pernah masuk ke mulutku ini daging yang sudah basi."”Yehezkiel 4:14 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi aku menjawab, "Aduh TUHAN Yang Mahatinggi! Sejak kecil sampai sekarang, belum pernah aku menajiskan diriku dengan makanan bangkai binatang atau sisa mangsa binatang buas. Tak pernah aku makan makanan yang dianggap haram."”Yehezkiel 4:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then said I, Ah Lord GOD! behold, my soul hath not been polluted: for from my youth up even till now have I not eaten of that which dieth of itself, or is torn in pieces; neither came there abominable flesh into my mouth.”Yehezkiel 4:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 4:14?
Yehezkiel menolak perintah untuk memanggang roti dengan kotoran manusia karena hal itu akan menajiskannya, sebab ia tidak pernah makan makanan haram selama hidupnya. Ini menunjukkan sensitivitasnya terhadap hukum Taurat dan kesediaannya untuk menyuarakan keberatannya kepada Tuhan.
Latar belakang
Keberatan karena hukum Taurat
Yehezkiel menolak menggunakan kotoran manusia untuk memasak karena akan menajiskan dirinya, melanggar hukum Taurat. Ia telah menjaga kesucian sejak muda.
Di mana
Babilonia
Masih di lokasi yang sama, dalam penglihatan
Kapan
~590 SM
Pembuangan Babilonia
Yang berbicara
Yehezkiel
Imam dan nabi yang setia
Kepada
TUHAN
Allah yang berfirman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
טָמֵא
tame · menajiskan
menyebabkan tidak tahir secara ritual
נְבֵלָה
nevelah · mati
bangkai atau hewan yang mati secara alami
טְרֵפָה
terefah · dicabik-cabik
hewan yang diterkam binatang buas
Kata-kata ini menunjukkan kepekaan Yehezkiel terhadap kekudusan Allah dan kesetiaannya pada hukum Taurat, meski hidup di pembuangan.
Tahukah kamu
Pantang makanan
Menjaga hukum makanan adalah tanda identitas orang Israel di pembuangan, seperti Daniel yang menolak santapan raja.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 4:14
Imamat 22:8
larangan makanan
“Janganlah ia makan bangkai atau binatang yang diterkam binatang buas, supaya jangan ia menjadi najis.”
Daniel 1:8
menolak kenajisan
“Daniel bertekad untuk tidak menajiskan dirinya.”
Kisah Para Rasul 10:14
menolak najis
“Tidak, Tuhan, aku tidak pernah makan sesuatu yang najis atau haram.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 4:14
✕ Sering dikira
Menganggap Yehezkiel sombong karena membantah perintah Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ia menunjukkan kejujuran dan kesetiaannya pada Allah; Tuhan menghargai dan memberikan jalan keluar.
✕ Sering dikira
Mengira semua orang Israel harus menjaga pola makan ketat.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah tugas khusus nabi sebagai tanda, bukan peraturan umum.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 4:14
Kita diperbolehkan untuk berbicara jujur kepada Tuhan tentang kekhawatiran kita. Yehezkiel menunjukkan bahwa keraguan atau keberatan bisa disampaikan dalam doa. Ini mengajak kita untuk memiliki hati yang peka terhadap hal-hal yang kudus dan berani menyatakan pergumulan kita kepada Tuhan dengan rendah hati.
Bapa, berikan kami hati yang peka terhadap dosa dan keberanian untuk datang kepada-Mu dengan segala pergumulan kami, Amin.