Tekad Daniel untuk Tidak Najis
Daniel 1:8
Daniel dan Teman-Temannya di Babel
PerikopDaniel Dibawa ke Babel · Daniel 1:1-21 →“Daniel sungguh-sungguh bertekad dalam hatinya untuk tidak mencemarkan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur minuman raja. Oleh sebab itu, dia meminta kepada kepala pegawai istana supaya dia tidak mencemarkan dirinya.”Daniel 1:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya.”Daniel 1:8 · TB
Terjemahan Baru
“Dengan pertolongan Allah, Daniel disayang dan dikasihani oleh Aspenas. Daniel bertekad untuk tidak menajiskan dirinya dengan makanan dan minuman anggur dari istana raja, sebab itu ia minta kepada Aspenas supaya boleh mendapat makanan lain.”Daniel 1:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But Daniel purposed in his heart that he would not defile himself with the portion of the king’s meat, nor with the wine which he drank: therefore he requested of the prince of the eunuchs that he might not defile himself.”Daniel 1:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Daniel 1:8?
Daniel bertekad untuk tidak menajiskan dirinya dengan makanan dan anggur raja, yang mungkin telah dipersembahkan kepada dewa-dewa Babel atau melanggar hukum Taurat. Tekad ini menunjukkan komitmennya untuk tetap setia kepada Allah meskipun berada di lingkungan yang asing dan penuh tekanan.
Latar belakang
Keputusan untuk Tidak Mencemarkan Diri
Daniel bertekad dalam hatinya untuk tidak menajiskan dirinya dengan makanan dan anggur raja, karena kemungkinan makanan itu telah dipersembahkan kepada berhala atau tidak sesuai dengan hukum Taurat. Ia meminta izin kepada kepala pegawai istana agar diperbolehkan tidak memakannya.
Di mana
Babel
Di istana raja Babel, di lingkungan pelatihan
Kapan
~605 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penulis / Narator
Penulis kitab Daniel, mungkin Daniel sendiri, menulis kisah ini.
Kepada
Pembaca
Orang-orang Yahudi yang hidup di masa pembuangan dan sesudahnya.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שִׂים
sim · bertekad
Menaruh, menetapkan, atau memutuskan
לֵב
lev · hati
Hati, pusat kehendak dan emosi
גָּאַל
ga'al · mencemarkan
Menajiskan, mencemari, atau membuat kotor
Daniel menetapkan keputusan di dalam hatinya (pusat kehendak) untuk tidak menajiskan diri. Ini menunjukkan kesetiaan batiniah yang mendahului tindakan lahiriah.
Tahukah kamu
Makanan Raja yang Najis
Santapan raja biasanya dipersembahkan kepada dewa-dewa Babel sebelum dimakan, dan dagingnya mungkin tidak disembelih sesuai hukum Yahudi. Anggur juga bisa dicurahkan sebagai persembahan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 1:8
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Daniel 1:8
✕ Sering dikira
Daniel menolak makanan karena sombong atau ingin berbeda.
✓ Yang sebenarnya
Ia menolak karena kesetiaan kepada hukum Allah, bukan untuk pamer.
✕ Sering dikira
Makanan raja pasti beracun atau haram secara langsung.
✓ Yang sebenarnya
Keharaman lebih karena persembahan kepada berhala dan cara penyembelihan.
Renungan
Renungan Singkat Daniel 1:8
Kadang kita harus berani mengambil sikap yang berbeda agar tidak melanggar prinsip iman kita. Sebelum memutuskan, tanyakan pada dirimu: apakah tindakan ini menghormati Tuhan dan menjaga kekudusan hati?
Tuhan, beri aku keberanian untuk berpaling dari hal-hal yang tidak berkenan kepada-Mu, sekalipun itu sulit. Amin.