Pedang dan kekejian

Yehezkiel 33:26

Peringatan dan Janji Pertobatan

Kamu bergantung pada pedangmu, kamu melakukan kekejian, dan masing-masing kamu menajiskan istri sesamanya. Akankah kamu mewarisi negeri ini?’’’

Yehezkiel 33:26 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 33:26?

Yehezkiel 33:26 melanjutkan tuduhan Tuhan terhadap orang Israel: mereka mengandalkan pedang (kekerasan), melakukan kekejian, dan menajiskan istri sesama. Pertanyaan retoris 'Akankah kamu mewarisi negeri ini?' menegaskan bahwa tindakan mereka menghalangi berkat Tuhan.

Latar belakang

Pedang dan kekejian

TUHAN melanjutkan tuduhan: mereka mengandalkan kekuatan pedang (kekerasan), melakukan kekejian, dan masing-masing menajiskan istri sesamanya. Pertanyaan retoris menegaskan bahwa mereka tidak akan mewarisi negeri.

Di mana

Babilonia

Di pembuangan, Yehezkiel menyampaikan firman

Kapan

~587 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Jatuhnya Yerusalem
Pemulihan Israel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman melalui Yehezkiel.

O

Kepada

Orang-orang di reruntuhan Yehuda

Mereka yang tersisa di tanah Israel, merasa berhak atas negeri itu.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חַרְבְּכֶם

charbekhem · pedangmu

Pedang, simbol kekerasan dan peperangan.

תּוֹעֵבָה

to'evah · kekejian

Sesuatu yang menjijikkan, melanggar norma ilahi.

טָמֵא

tame · menajiskan

Menajiskan, membuat cemar secara ritual atau moral.

Ketiga kata ini merangkum dosa mereka: kekerasan, kekejian ritual, dan perzinahan. Semuanya adalah pelanggaran serius terhadap hukum Allah yang membuat mereka kehilangan hak waris.

Tahukah kamu

Perzinahan sebagai metafora

Dalam Perjanjian Lama, perzinahan sering melambangkan ketidaksetiaan rohani kepada Allah. Di sini, tindakan harfiah mereka menunjukkan kerusakan moral yang parah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 33:26

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 33:26

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya berbicara tentang dosa seksual, padahal juga mencakup kekerasan dan kekejian.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menyoroti berbagai dosa yang saling terkait, semuanya layak dihukum.

✕  Sering dikira

Menyangka TUHAN tidak adil karena menghukum mereka yang sudah tersisa.

✓  Yang sebenarnya

TUHAN adil: mereka memilih jalan dosa, dan konsekuensinya adalah kehilangan negeri.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 33:26

Kekerasan, kecurangan, dan perlakuan tidak hormat terhadap sesama adalah dosa yang serius. Evaluasi apakah kita bergantung pada cara-cara duniawi atau pada keadilan Tuhan.

Ya Tuhan, jauhkan aku dari kekerasan dan kecemaran, dan bantu aku memperlakukan orang lain dengan hormat. Amin.