Dukacita alam saat pohon tumbang
Yehezkiel 31:15
Raja Mesir Diibaratkan Pohon Aras yang Runtuh
PerikopAsyur seperti Pohon Aras · Yehezkiel 31:1-18 →“Beginilah firman Tuhan ALLAH, “Pada hari ketika pohon itu turun ke dunia orang mati, Aku menimbulkan ratapan: Aku menutup mata air yang dalam atasnya dan menahan sungai-sungainya, dan airnya yang melimpah dihentikan, dan Aku membuat Lebanon berkabung baginya, dan semua pohon di ladang lesu karenanya.”Yehezkiel 31:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Beginilah firman Tuhan ALLAH: Pada hari ia turun ke dunia orang mati, Aku membuat samudera raya berkabung karena dia. Aku mengempang sungai-sungainya, sehingga air banjirnya dibendung. Dan karena dia Aku membuat gunung Libanon berpakaian kabung dan membuat segala pohon di hutan layu lesu.”Yehezkiel 31:15 · TB
Terjemahan Baru
“Beginilah kata TUHAN Yang Mahatinggi, "Bilamana pohon itu turun ke dunia orang mati, Aku menyuruh air di bawah tanah menggenanginya sebagai tanda kabung. Aku akan menahan arus sungai dan menyumbat anak-anak sungai. Oleh karena pohon itu telah mati, Aku akan mendatangkan kegelapan atas gunung-gunung Libanon dan membuat layu semua pohon di hutan.”Yehezkiel 31:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thus saith the Lord GOD; In the day when he went down to the grave I caused a mourning: I covered the deep for him, and I restrained the floods thereof, and the great waters were stayed: and I caused Lebanon to mourn for him, and all the trees of the field fainted for him.”Yehezkiel 31:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 31:15?
Tuhan berfirman bahwa saat Asyur (lambang keangkuhan) dihukum, Ia akan menghentikan sumber airnya dan membuat bumi berkabung. Ini menunjukkan bahwa Allah yang mengendalikan alam semesta. Ketika Dia bertindak, semua makhluk ikut merasakan dampaknya.
Latar belakang
Ratapan atas kejatuhan
Tuhan menghentikan air yang memberi kehidupan pohon itu, dan seluruh alam ikut berkabung. Bahkan Lebanon, asal pohon-pohon aras, meratap. Ini menunjukkan betapa dahsyatnya kehancuran yang Allah timpakan pada yang sombong.
Di mana
Babilonia (dekat Sungai Kebar)
Di lokasi pengungsian orang Yehuda, Yehezkiel menerima firman
Kapan
~587 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel yang berdaulat atas segala bangsa
Kepada
Yehezkiel
Imam dan nabi di pembuangan Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָדַר
qadar · berkabung
berduka, menjadi gelap, berkabung
תְּהוֹם
tehom · mata air yang dalam
samudra purba, air yang dalam
אֻמְלַל
umlal · lesu
lemah, layu, merana
'Qadar' berarti menjadi gelap seperti saat berkabung; 'tehom' mengingat pada kekuatan air purba yang menjadi sumber kehidupan; 'umlal' berarti layu tanpa semangat. Gabungannya menunjukkan: sumber kehidupan dimatikan, gunung-gunung menjadi gelap, dan pohon-pohon kehilangan vitalitas.
Tahukah kamu
Lebanon berkabung
Pohon aras Lebanon sangat terkenal di zaman kuno, dipakai untuk istana dan bait suci. Gambaran Lebanon berkabung adalah cara puitis untuk menunjukkan bahwa bencana ini berdampak sampai ke pusat kemegahan dunia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 31:15
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 31:15
✕ Sering dikira
Menganggap 'berkabung' berarti orang-orang sungguh bersedih untuk Mesir.
✓ Yang sebenarnya
Itu bahasa puitis untuk menggambarkan dampak kosmik, bukan kesedihan tulus. Alam dan bangsa-bangsa turut berduka karena kedahsyatan kehancuran.
✕ Sering dikira
Mengira 'Aku menutup mata air yang dalam' hanya soal banjir atau air tanah.
✓ Yang sebenarnya
Ini simbol pencabutan berkat dan kehidupan: Allah menghentikan sumber daya yang membuat pohon itu besar.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 31:15
Ketika Tuhan menghancurkan sesuatu yang sombong, itu bisa menjadi momen yang menyedihkan tetapi juga adil. Kita harus belajar melihat campur tangan Tuhan dalam sejarah dan hidup kita, bahkan dalam hal-hal yang sulit.
Tuhan, mampukan kami untuk melihat keadilan-Mu dalam setiap peristiwa, dan bersyukur bahkan saat Engkau merendahkan yang congkak. Amin.