Tuhan menguasai laut dan darat

Nahum 1:4

Murka dan kebaikan Tuhan

PerikopMurka dan Kedahsyatan TUHAN · Nahum 1:2-8 →
“Ia menghardik laut dan mengeringkannya, segala sungai dijadikan-Nya kering. Basan dan Karmel merana, dan bunga-bunga Lebanon menjadi layu.”

Nahum 1:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Nahum 1:4?

Ayat ini menggambarkan kuasa Tuhan atas alam: Dia menghardik laut sehingga kering, mengeringkan sungai, dan membuat tempat-tempat subur seperti Basan, Karmel, dan Lebanon menjadi merana dan layu. Ini menunjukkan bahwa Tuhan berdaulat atas semua ciptaan, bahkan yang paling kokoh sekalipun.

Latar belakang

Tuhan menghardik ciptaan

Ayat ini menggambarkan kuasa Tuhan atas alam, dengan laut dan sungai yang kering serta tanah yang merana. Ini adalah bagian dari pujian tentang kebesaran Tuhan yang tidak bisa ditandingi.

Di mana

Elkosh (mungkin di Galilea)

Konteks penulisan nubuat

Kapan

~650 SM

Zaman Nabi-nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Niniwe
Pembuangan Yehuda
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nahum

Nabi dari Elkosh, ~7 abad SM

P

Kepada

Pembaca/pendengar Yehuda

Umat Tuhan yang tertindas

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גָּעַר

ga'ar · menghardik

memerintah dengan keras

יָבֵשׁ

yavesh · mengeringkan

menjadi kering

אֻמְלַל

umlal · merana

menjadi lemah/layu

Kata 'menghardik' mengingatkan pada kuasa Tuhan atas ciptaan, sementara 'kering' dan 'merana' menunjukkan dampaknya yang meluas.

Tahukah kamu

Basan dan Karmel

Basan dan Karmel adalah daerah subur di Israel; menyebutnya merana menunjukkan dampak besar murka Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Nahum 1:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Nahum 1:4

✕  Sering dikira

Tuhan hanya berkuasa atas alam, bukan atas bangsa.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan kuasa-Nya atas segala ciptaan, termasuk bangsa.

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang bencana alam.

✓  Yang sebenarnya

Ini metafora dampak murka Tuhan pada kesombongan manusia.

Renungan

Renungan Singkat Nahum 1:4

Alam yang dulu subur bisa menjadi tandus oleh karena murka Tuhan. Demikian juga hidup kita bisa mengering jika kita menjauh dari-Nya. Marilah kita menjaga hubungan kita dengan Tuhan agar hidup kita tetap 'subur' secara rohani.

Tuhan, aku tidak ingin mengalami kekeringan rohani. Peliharalah hidupku agar selalu berbuah dan berakar dalam Engkau. Amin.