Bangsa Asing Lebih Mau Dengar
Yehezkiel 3:5
Yehezkiel Dipanggil dan Diperingatkan
“Sebab, kamu tidak diutus kepada suatu bangsa yang berbahasa asing dan berat bahasanya, tetapi kepada keturunan Israel,”Yehezkiel 3:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab engkau tidak diutus kepada suatu bangsa yang berbahasa asing dan yang berat lidah, tetapi kepada kaum Israel;”Yehezkiel 3:5 · TB
Terjemahan Baru
“Kepada merekalah engkau Kuutus, dan bukan kepada bangsa yang bahasanya sulit, asing dan tidak kau mengerti. Seandainya engkau Kuutus kepada bangsa yang seperti itu, maka mereka akan mendengarkan kata-katamu.”Yehezkiel 3:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For thou art not sent to a people of a strange speech and of an hard language, but to the house of Israel;”Yehezkiel 3:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 3:5?
Yehezkiel diutus bukan kepada bangsa dengan bahasa asing yang sulit, melainkan kepada bangsanya sendiri yang berbahasa sama. Ini menekankan bahwa Israel tidak memiliki alasan untuk tidak mengerti, karena Tuhan berbicara dalam bahasa yang mereka pahami. Ini juga menunjukkan bahwa terkadang hambatan terbesar bukanlah bahasa, melainkan hati yang keras.
Latar belakang
Bukan Bangsa Asing
Allah menegaskan bahwa Yehezkiel tidak diutus ke bangsa asing yang bahasanya tidak ia mengerti. Kalau dia diutus ke bangsa seperti itu, mereka justru akan mendengarkan dia. Tapi sebaliknya, Israel yang sebangsa justru keras kepala.
Di mana
Tel-Abib
Di dekat Sungai Kebar, di antara orang buangan
Kapan
~593 SM
Pembuangan ke Babel
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang memanggil Yehezkiel sebagai nabi.
Kepada
Yehezkiel
Imam dan nabi yang dibuang ke Babel, ~30 tahun.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עַם
am · bangsa
umat atau sekelompok orang yang memiliki identitas bersama.
שָׂפָה
safah · bahasa asing
bibir atau bahasa, menekankan komunikasi verbal.
כָּבֵד
kaved · berat
berat atau sulit, menunjukkan bahasa yang tidak dapat dimengerti.
Kata 'bangsa' dan 'bahasa' menunjuk pada hambatan komunikasi yang biasanya membuat orang tidak mau mendengar. Namun, ironisnya, Israel yang berbahasa sama justru lebih sulit. Ini menunjukkan bahwa masalahnya bukan pada bahasa, melainkan pada hati.
Tahukah kamu
Bahasa Asing vs Bahasa Sendiri
Di Timur Tengah kuno, jika seorang nabi berbicara dalam bahasa asing, orang mungkin menganggapnya sebagai tanda ilahi. Namun, Tuhan justru mengatakan bahwa bangsa asing itu lebih responsif daripada Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 3:5
Yesaya 28:11
Bahasa asing
“Sungguh, dengan bibir yang gagap dan dengan bahasa yang asing Ia akan berbicara kepada bangsa ini.”
Yunus 3:5
Bangsa asing mendengar
“Orang Niniwe percaya kepada Allah. Mereka mengumumkan puasa dan mengenakan kain kabung, dari yang terbesar sampai yang terkecil.”
Matius 12:41
Bangsa asing bertobat
“Orang-orang Niniwe akan bangkit pada penghakiman bersama angkatan ini dan menghukumnya, sebab mereka bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus; dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 3:5
✕ Sering dikira
Beberapa orang menyangka bahwa Allah tidak peduli pada bangsa asing.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru menunjukkan bahwa bangsa asing akan lebih responsif, namun Yehezkiel tetap diutus ke Israel karena perjanjian.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa bahasa adalah hambatan utama bagi Yehezkiel dalam melayani.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun bahasa asing biasanya sulit, justru di sini bahasa yang sama menjadi masalah karena hati yang keras.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 3:5
Terkadang kita lebih mudah berkomunikasi dengan orang yang jauh daripada dengan keluarga sendiri. Evaluasi apakah hati kita (atau hati orang yang kita layani) sudah terbuka terhadap kebenaran.
Ya Tuhan, tolong kami untuk tidak mencari alasan ketika menolak kebenaran-Mu, tetapi bukalah hati kami untuk menerima. Amin.