Mulut Terbuka, Gulungan Diberi

Yehezkiel 3:2

Yehezkiel Ditugaskan Menjadi Penjaga

Jadi, aku membuka mulutku dan diberi-Nya gulungan itu untuk dimakan.

Yehezkiel 3:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 3:2?

Yehezkiel membuka mulutnya dan menerima gulungan itu, menunjukkan ketaatan dan keterbukaan terhadap perintah Tuhan. Tindakan ini menggambarkan sikap hati yang siap menerima dan melakukan kehendak Allah, bahkan ketika tugas yang diberikan sulit atau menantang.

Latar belakang

Respons Yehezkiel

Yehezkiel membuka mulutnya dan menerima gulungan itu dari tangan Allah, menunjukkan ketaatan dan kesediaan untuk menerima tugas.

Di mana

Tel-Abib, Babilonia

Di penglihatan, di tepi Sungai Kebar

Kapan

~593 SM

Pembuangan ke Babilonia

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perintah makan diberikan
Gulungan terasa manis
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Yehezkiel sendiri, menuliskan pengalamannya

P

Kepada

Pembaca

Orang-orang buangan Yahudi di Babilonia

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פָּתַח

patach · aku membuka

Membuka; tindakan membuka mulut atau pintu.

פֶּה

peh · mulutku

Mulut, alat bicara dan makan.

יָצַע

yatsa · diberi-Nya

Memberi; tindakan menyerahkan sesuatu kepada seseorang.

Keterbukaan dan penerimaan adalah langkah pertama untuk menjadi pembawa firman. Allah tidak memaksa, tetapi memberi; kita harus membuka diri.

Tahukah kamu

Tindakan Simbolis

Membuka mulut adalah lambang keterbukaan terhadap Allah. Dalam budaya Timur Dekat kuno, menerima makanan dari tuan berarti tunduk pada otoritasnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 3:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 3:2

✕  Sering dikira

Allah memaksa Yehezkiel makan gulungan itu tanpa kerelaan.

✓  Yang sebenarnya

Yehezkiel membuka mulutnya sendiri, menunjukkan respons sukarela.

✕  Sering dikira

Makan gulungan adalah tindakan pribadi tanpa arti.

✓  Yang sebenarnya

Tindakan itu adalah peristiwa simbolis yang penting untuk pengutusan.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 3:2

Ketaatan dimulai dengan sikap hati yang terbuka. Ketika Tuhan memimpin, kita perlu bersedia menerima tanggung jawab yang diberikan, meskipun kita belum memahami sepenuhnya rencana-Nya.

Ya Tuhan, berikan aku hati yang taat dan terbuka untuk menerima kehendak-Mu, apa pun bentuknya. Amin.