Mesir Patah sebagai Tongkat
Yehezkiel 29:7
Hukuman atas Mesir dan Janji Pemulihan
“Ketika mereka memegangmu dengan tangan, kamu patah dan melukai bahu mereka. Ketika mereka bersandar kepadamu, kamu patah dan membuat semua pinggang mereka gemetar.’””Yehezkiel 29:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“pada saat mereka memegang engkau dengan tangan, engkau patah terkulai dan engkau melukai bahu mereka semua; dan waktu mereka bertopang padamu, engkau patah dan engkau membuat mereka semua terhuyung-huyung.”Yehezkiel 29:7 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika mereka bersandar padamu, engkau patah dan menusuk ketiak mereka, sehingga punggung mereka terkilir.”Yehezkiel 29:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“When they took hold of thee by thy hand, thou didst break, and rend all their shoulder: and when they leaned upon thee, thou brakest, and madest all their loins to be at a stand.”Yehezkiel 29:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 29:7?
Ayat ini mengkritik ketergantungan Israel pada Mesir. Mesir digambarkan sebagai 'tongkat alang-alang' yang rapuh: jika dipegang, ia patah dan melukai tangan; jika dijadikan sandaran, ia patah dan membuat pinggang gemetar. Ini adalah metafora untuk Mesir sebagai sekutu yang tidak dapat diandalkan dan justru membawa celaka.
Latar belakang
Tongkat yang Patah
Israel bersandar pada Mesir untuk perlindungan, tetapi Mesir seperti tongkat alang-alang yang patah ketika dipakai. Ayat ini menggambarkan kekecewaan dan bahaya mengandalkan kekuatan duniawi.
Di mana
Babel
Di tengah komunitas buangan, menerima firman
Kapan
~587 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, yang berfirman melalui Yehezkiel
Kepada
Yehezkiel
Imam dan nabi di pembuangan Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תָּפַשׂ
taphas · memegang
menggenggam atau menangkap, sering untuk alat atau senjata
שָׁבַר
shabar · patah
hancur atau remuk, menggambarkan kehancuran total
כָּתֵף
kathef · bahu
bagian tubuh yang menanggung beban; melambangkan kekuatan
Kata-kata ini menyoroti sia-sianya mengandalkan kekuatan yang rapuh. Ketika kita bersandar pada sesuatu yang bukan Tuhan, kita justru terluka.
Tahukah kamu
Tongkat alang-alang
Alang-alang di tepi Sungai Nil memang sering digunakan sebagai tongkat, tetapi mudah patah dan melukai tangan. Ini gambaran yang sangat tepat untuk orang Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 29:7
2 Raja-raja 18:21
Gambaran sama
“Sesungguhnya, engkau berharap pada tongkat bambu yang patah, yaitu Mesir.”
Yesaya 36:6
Konteks serupa
“Sesungguhnya, engkau berharap pada tongkat bambu yang patah, yaitu Mesir.”
Mazmur 146:3
Peringatan serupa
“Janganlah percaya kepada para bangsawan, kepada anak manusia yang tidak dapat menyelamatkan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 29:7
✕ Sering dikira
Menganggap Tuhan melarang semua hubungan politik internasional.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menegur ketergantungan yang menggantikan iman kepada-Nya, bukan kerja sama yang bijak.
✕ Sering dikira
Membaca ayat ini sebagai janji bahwa orang percaya tidak akan pernah terluka.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru mengingatkan bahwa sumber pertolongan yang salah bisa melukai.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 29:7
Hati-hati dengan 'tongkat alang-alang' dalam hidup kita—entah itu kekayaan, jabatan, atau hubungan yang kita andalkan. Saat kita bersandar pada hal yang rapuh, kita akan terluka dan kecewa. Belajarlah untuk mengandalkan Tuhan yang tidak pernah mengecewakan.
Tuhan, ajar aku untuk tidak bersandar pada hal-hal yang rapuh, melainkan hanya kepada-Mu yang kokoh dan setia. Amin.