Raba dan Yerusalem di Persimpangan

Yehezkiel 21:20

Pedang TUHAN dan Raja Babel

Tentukan jalan sehingga pedang itu datang ke Raba, daerah orang Amon, dan ke Yehuda, ke Yerusalem yang berbenteng.

Yehezkiel 21:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 21:20?

Dua jalan itu menuju ke Raba (ibu kota Amon) dan ke Yerusalem. Ini menunjukkan bahwa hukuman Allah akan menimpa bangsa-bangsa yang sombong, termasuk Yehuda dan Amon, yang sama-sama menantang kehendak-Nya.

Latar belakang

Dua Kota di Ujung Jalan

TUHAN menentukan dua rute: satu menuju Raba, ibu kota Amon, dan satu lagi menuju Yerusalem yang berbenteng. Ini menunjukkan bahwa kedua bangsa akan dihukum, tetapi dengan fokus berbeda.

Di mana

Tel Abib (Babilonia)

Di rumah Yehezkiel, dekat Sungai Kebar

Kapan

~591 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Jatuhnya Yerusalem pertama
Jatuhnya Yerusalem kedua
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berfirman melalui nabi

Y

Kepada

Yehezkiel

Nabi Israel di pembuangan, ~30 tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רַבָּה

rabbah · Raba

besar, banyak; nama kota

יְהוּדָה

yehudah · Yehuda

suku/kerajaan selatan Israel

יְרוּשָׁלַיִם

yerushalayim · Yerusalem

kota damai; kota Allah

Raba berarti 'besar'—kota Amon yang kuat—sedangkan Yerusalem adalah 'kota damai' yang seharusnya menjadi tempat perlindungan. Namun, keduanya akan dihajar pedang. Nama tidak menjamin keselamatan.

Tahukah kamu

Raba adalah Amman modern

Raba (Rabbah) adalah ibu kota kuno orang Amon. Hari ini kota itu bernama Amman, ibu kota Yordania, dan masih ada sisa-sisa benteng kuno di sana.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 21:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 21:20

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti TUHAN lebih berfokus pada Yerusalem daripada Raba.

✓  Yang sebenarnya

Keduanya disebut sebagai sasaran; fokusnya adalah pada keduanya, meskipun perhatian utama adalah Yerusalem.

✕  Sering dikira

Papan penunjuk jalan ini dibuat untuk membantu raja Babel secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah simbol nubuat, bukan instruksi militer. TUHAN menggunakan bahasa simbolis untuk menyatakan penghakiman.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 21:20

Allah tidak memihak. Baik umat pilihan maupun bangsa lain harus menghadapi konsekuensi dari kesalahan mereka. Kita tidak boleh merasa aman hanya karena status kita, tetapi harus hidup setia.

Tuhan, mampukan aku untuk hidup setia dan tidak sombong, sebab Engkau adalah Hakim yang adil bagi semua. Amin.