Sumpah di Padang Belantara
Yehezkiel 20:15
Sejarah Pemberontakan Israel dan Janji Pemulihan
PerikopIsrael Berbalik dari Allah · Yehezkiel 20:1-49 →“Aku juga bersumpah kepada mereka di padang belantara bahwa Aku tidak akan membawa mereka ke negeri yang telah Kuberikan kepada mereka, yang dialiri susu dan madu, yang termulia di antara semua negeri,”Yehezkiel 20:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Walaupun begitu Aku bersumpah kepadanya di padang gurun, bahwa Aku tidak akan membawa mereka masuk ke tanah yang telah Kuberikan kepada mereka, yang berlimpah-limpah susu dan madunya, tanah yang permai di antara semua negeri,”Yehezkiel 20:15 · TB
Terjemahan Baru
“Di padang pasir itu juga Aku mengancam bahwa bangsa Israel tidak akan Kubawa masuk ke tanah yang sudah disediakan bagi mereka, tanah yang kaya dan subur dan yang paling baik di seluruh dunia.”Yehezkiel 20:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yet also I lifted up my hand unto them in the wilderness, that I would not bring them into the land which I had given them, flowing with milk and honey, which is the glory of all lands;”Yehezkiel 20:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 20:15?
Allah bersumpah di padang belantara bahwa generasi yang tidak taat itu tidak akan masuk ke tanah yang baik itu. Hukuman ini diberikan karena mereka menolak hukum dan menajiskan Sabat, serta mengikuti berhala. Meskipun Allah membawa mereka keluar dari Mesir, mereka tidak menikmati janji-Nya.
Latar belakang
Sumpah yang Tidak Dipenuhi
Tuhan bersumpah di padang belantara bahwa generasi yang memberontak tidak akan masuk ke negeri yang dijanjikan, negeri yang dialiri susu dan madu. Sumpah ini adalah konsekuensi dari ketidaksetiaan mereka
Di mana
Babel (Tel Aviv, dekat Sungai Kebar)
Di rumah Yehezkiel, di tengah komunitas orang buangan
Kapan
~591 SM
Pembuangan Babel (586-538 SM)
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel, berbicara melalui nabi Yehezkiel, ~590 SM
Kepada
Tua-tua Israel
Para pemimpin bangsa yang diasingkan di Babel, datang mencari petunjuk
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שבע
shava · bersumpah
mengikat diri dengan sumpah yang tidak dapat dibatalkan
ארץ
eretz · negeri
tanah, wilayah, bumi
חלב
chalav · susu
susu (biasanya susu kambing atau sapi), simbol kelimpahan
Kata 'bersumpah' menunjukkan keseriusan keputusan Allah. 'Negeri' dan 'susu' mengingatkan pada janji berkat yang gagal dinikmati generasi itu karena ketidaktaatan.
Tahukah kamu
Negeri yang Indah: Susu dan Madu
Frasa 'susu dan madu' adalah gambaran kemakmuran. Susu melambangkan kelimpahan peternakan, madu melambangkan manisnya hasil bumi. Negeri itu dianggap sebagai yang termulia di antara semua negeri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 20:15
Bilangan 14:30
Sumpah penghukuman
“Tidak seorang pun dari orang-orang ini yang akan melihat negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada nenek moyangmu”
Ulangan 31:20
Negeri berlimpah
“Sebab Aku akan membawa mereka ke negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya”
Ibrani 4:6
Gagal masuk
“Jadi karena bangsa itu tidak masuk ke tempat perhentian itu karena ketidakpercayaan mereka”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 20:15
✕ Sering dikira
Tuhan tidak menepati janji-Nya untuk memberikan negeri itu.
✓ Yang sebenarnya
Janji Allah tetap, tetapi generasi yang tidak setia tidak dapat menikmatinya.
✕ Sering dikira
Allah bertindak sewenang-wenang dalam sumpah-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Sumpah itu adalah respons atas pemberontakan mereka, bukan kesewenang-wenangan.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 20:15
Ketidaktaatan memiliki konsekuensi. Kita bisa kehilangan berkat yang Tuhan sediakan jika kita terus hidup dalam dosa. Jangan sia-siakan anugerah-Nya; ambil keputusan untuk taat hari ini.
Tuhan, jauhkan aku dari sikap keras kepala yang membuatku kehilangan berkat-Mu. Ajari aku untuk menghargai perintah-Mu. Amin.