Induk singa mencoba lagi
Yehezkiel 19:5
Ratapan untuk para pemimpin Israel
““Ketika induk singa itu mengetahui bahwa ia menanti dengan sia-sia, bahwa pengharapannya lenyap, ia mengambil anaknya yang lain dan membesarkannya menjadi singa muda.”Yehezkiel 19:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah induk singa menyadari bahwa usahanya gagal dan pengharapannya hilang lenyap, ia mengambil anaknya Yehezkiel 19.6–11 86 yang lain dan membesarkannya menjadi singa muda.”Yehezkiel 19:5 · TB
Terjemahan Baru
“Sia-sia si induk menunggu anaknya; lalu ia tahu bahwa hilanglah harapannya. Maka anaknya yang lain dilatihnya menjadi singa ganas dan perkasa.”Yehezkiel 19:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Now when she saw that she had waited, and her hope was lost, then she took another of her whelps, and made him a young lion.”Yehezkiel 19:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 19:5?
Induk singa menyadari bahwa anaknya yang pertama telah hilang dan harapannya sia-sia, lalu ia mengambil anak yang lain dan menjadikannya singa muda. Ini menggambarkan bagaimana Yehuda berharap pada raja berikutnya, yaitu Yoyakhin, sebagai penerus yang lebih baik.
Latar belakang
Pengharapan yang sia-sia
Setelah Yoyakim ditangkap, induk singa (ratu atau Kerajaan Yehuda) berharap ia akan kembali, tetapi harapan itu hilang. Maka ia mengambil anaknya yang lain, yaitu Yehoyakim/ Yoyakhin, dan menjadikannya raja. Namun, anak ini juga akan mengalami nasib buruk, seperti dilanjutkan di ayat-ayat berikutnya.
Di mana
Tel Aviv (Babel)
Di tengah komunitas buangan, kemungkinan di rumah Yehezkiel
Kapan
~590 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Yehezkiel
Nabi yang diasingkan di Babel, ~30 tahun
Kepada
Orang-orang buangan Yehuda
Mereka yang kehilangan tanah air dan harapan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נֹחָלָה
nochalah · menanti dengan sia-sia
Menunggu dengan harapan, tetapi akhirnya kecewa.
תִּקְוָתָהּ
tiqvatah · harapannya
Harapan yang kuat, tetapi bisa hilang.
לָקַחַת
laqachat · mengambil
Mengambil dengan sengaja, menunjukkan tindakan aktif induk singa.
Kata-kata ini menyoroti kekecewaan dan usaha untuk bangkit. Meskipun harapan manusia bisa gagal, Allah tetap memegang kendali atas sejarah.
Tahukah kamu
Lahir dari harapan yang pupus
Yehoyakim naik takhta pada usia 18 tahun, tetapi hanya memerintah tiga bulan sebelum Nebukadnezar menangkapnya dan membawanya ke Babel, memenuhi nubuat ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 19:5
2 Raja-raja 24:6
Anak yang menggantikan
“Kemudian Yoyakim mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, maka Yoyakhin, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.”
Yeremia 22:24
Penghukuman Yoyakhin
“Demi Aku yang hidup, demikianlah firman TUHAN, bahkan sekalipun Konya bin Yoyakim, raja Yehuda, adalah sebagai cincin meterai pada tangan kanan-Ku, namun Aku akan mencabut engkau.”
Yehezkiel 17:12
Nubuat tentang raja
“Katakanlah kepada kaum pemberontak: Tidakkah kamu mengetahui arti hal-hal ini?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 19:5
✕ Sering dikira
Induk singa itu punya kuasa penuh untuk memilih raja.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun ia mencoba, Allah yang menentukan siapa yang akan memerintah dan apa akibatnya.
✕ Sering dikira
Ayat ini tentang harapan pribadi saja.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah kiasan untuk harapan politik Yehuda yang terus dipatahkan.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 19:5
Ketika harapan kita pada seseorang atau sesuatu gagal, kita rentan untuk mencari solusi lain tanpa bertanya kepada Tuhan. Belajarlah untuk membawa setiap kecewa dan harapan kepada Allah, sumber satu-satunya yang tidak pernah mengecewakan.
Bapa, saat harapanku pupus, tolonglah aku untuk tetap berharap kepada-Mu dan tidak mencari pengganti yang salah. Amin.