Anak Singa Pertama
Yehezkiel 19:3
Ratapan bagi Para Pemimpin Israel
“Ia membesarkan salah satu dari anak-anaknya, anaknya itu menjadi singa muda. Anaknya itu belajar menerkam mangsa, ia melahap manusia.’””Yehezkiel 19:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia membesarkan seekor dari anak- anaknya, sehingga menjadi singa muda; ia belajar menerkam, malah manusia ditelannya.”Yehezkiel 19:3 · TB
Terjemahan Baru
“Salah seekor anaknya dididiknya dan diajarinya mencari mangsa. Maka jadilah ia singa dewasa penerkam dan pemakan manusia.”Yehezkiel 19:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And she brought up one of her whelps: it became a young lion, and it learned to catch the prey; it devoured men.”Yehezkiel 19:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 19:3?
Salah satu anak singa menjadi kuat dan belajar menerkam mangsanya, bahkan melahap manusia. Ini menggambarkan salah satu raja Yehuda yang menjadi agresif dan kejam, mungkin merujuk pada raja Yoyakim atau Yoyakhin.
Latar belakang
Kebangkitan Singa Muda
Singa betina membesarkan salah satu anaknya menjadi singa muda. Anak ini kemudian belajar merobek mangsa dan melahap manusia, yang melambangkan raja yang menjadi agresif dan menindas. Ini menggambarkan raja seperti Yoyakhin atau Zedekia yang gagal.
Di mana
Babel
Di perkampungan orang buangan Yahudi
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan (melalui Yehezkiel)
Allah Israel yang berfirman, disampaikan oleh nabi Yehezkiel
Kepada
Bangsa Israel
Orang-orang buangan di Babel dan para pemimpin yang tersisa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גָּדַל
gadal · membesarkan
menjadi besar, membesarkan; di sini berarti membesarkan atau mendidik
טָרַף
taraf · menerkam
merobek, mencabik; sering digunakan untuk hewan buas yang memangsa
אָכַל
akal · melahap
makan, menghabiskan; di sini berarti menghancurkan atau menelan
Kata 'membesarkan' (gadal) menunjukkan proses yang disengaja, tetapi hasilnya adalah 'menerkam' (taraf) dan 'melahap' (akal) manusia. Ini menunjukkan bahwa pendidikan yang salah dapat menghasilkan kekejaman, bukan kebijaksanaan.
Tahukah kamu
Raja yang Gagal
Dalam kitab Yehezkiel, 'melahap manusia' sering kali metafora untuk penindasan dan kekejaman terhadap rakyat. Ini menunjukkan bahwa raja-raja Yehuda tidak menjalankan tugas mereka sebagai gembala yang baik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 19:3
2 Raja-raja 24:9
Raja yang jahat
“Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, tepat seperti yang dilakukan ayahnya.”
Yehezkiel 19:6
Saudara singa
“Anaknya ini berjalan di antara singa-singa, ia menjadi singa muda”
Zefanya 3:3
Pemimpin seperti singa
“Para pemimpinnya di tengahnya adalah singa-singa yang mengaum”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 19:3
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini hanya bercerita tentang singa sungguhan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah alegori tentang raja-raja Israel, bukan membahas perilaku singa secara literal.
✕ Sering dikira
Menyimpulkan bahwa Tuhan menciptakan pemimpin yang jahat.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan membesarkan mereka dengan harapan baik, tetapi mereka memilih kejahatan dan menjadi buas.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 19:3
Kekuatan dan kuasa yang tidak diarahkan dengan benar bisa menjadi destruktif. Penting untuk menggunakan pengaruh kita untuk kebaikan, bukan untuk menindas orang lain, dan selalu sadar bahwa kita bertanggung jawab kepada Tuhan.
Ya Tuhan, arahkanlah kekuatan dan kemampuanku untuk menjadi berkat, bukan untuk menyakiti sesama. Amin.