Larangan Ribadan Untung

Yehezkiel 18:8

Kriteria Orang Benar

PerikopKeadilan yang Murni · Yehezkiel 18:1-32 →
“tidak mendapatkan riba dari pinjaman atau mengambil untung, menahan tangannya dari ketidakadilan, dan melakukan penghakiman yang adil di antara manusia dan manusia,”

Yehezkiel 18:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 18:8?

Orang benar tidak memungut bunga atau mengambil untung dari pinjaman, serta menjauhkan diri dari ketidakadilan dan memberikan keputusan yang adil. Ini menekankan integritas finansial dan kejujuran dalam hubungan bisnis maupun sosial.

Latar belakang

Larangan Riba

Tuhan melanjutkan kriteria orang benar: tidak memungut bunga atau mengambil untung dari pinjaman. Ini menunjukkan kepedulian terhadap sesama, terutama yang miskin.

Di mana

Babel

Tengah-tengah komunitas buangan

Kapan

~593 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Yerusalem
Pemulihan Israel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan ALLAH

Allah Israel, sumber keadilan

K

Kepada

Keturunan Israel

Umat pilihan yang sedang diuji di pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נֶשֶׁךְ

neshekh · riba

Bunga yang dibayarkan atas pinjaman, sering kali mengeksploitasi

מַרְבִּית

marbit · untung

Keuntungan atau tambahan yang diambil dari pinjaman

מִשְׁפָּט

mishpat · keadilan

Keputusan yang adil, keadilan

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Allah sangat peduli pada keadilan ekonomi. Mengambil untung dari kesusahan orang lain adalah ketidakadilan.

Tahukah kamu

Riba di Israel

Dalam hukum Taurat, memungut bunga dari sesama Israel dilarang (Imamat 25:35-37), tetapi diperbolehkan dari orang asing (Ulangan 23:20).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 18:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 18:8

✕  Sering dikira

Ini melarang semua bentuk keuntungan finansial.

✓  Yang sebenarnya

Ini khusus tentang bunga pinjaman, bukan perdagangan atau investasi yang adil.

✕  Sering dikira

Berlaku hanya untuk orang Israel kuno.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip keadilan dan kepedulian tetap relevan, meski aplikasi spesifiknya berubah.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 18:8

Dalam urusan keuangan, kita bisa menerapkan prinsip ini dengan tidak memanfaatkan kesulitan orang lain untuk keuntungan pribadi. Bersikaplah adil dan transparan dalam setiap transaksi.

Ya Tuhan, ajarku untuk hidup jujur dan adil dalam segala hal, terutama dalam keuangan dan hubungan dengan sesama. Amin.