Menindas, merampok, dan menengadahkan mata kepada berhala
Yehezkiel 18:12
Dosa Sosial dan Rohani yang Menghancurkan
“menindas orang miskin dan orang yang membutuhkan, melakukan perampokan, tidak mengembalikan barang jaminan, mengarahkan matanya kepada berhala-berhala, dan melakukan kekejian,”Yehezkiel 18:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“menindas orang sengsara dan miskin, merampas, tidak mengembalikan gadaian orang, melihat kepada berhala- berhala dan melakukan kekejian,”Yehezkiel 18:12 · TB
Terjemahan Baru
“Ia suka menipu orang miskin, merampok, menyita barang jaminan orang yang berhutang kepadanya. Ia pergi ke kuil-kuil orang yang tidak mengenal TUHAN dan menyembah berhala yang menjijikkan.”Yehezkiel 18:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hath oppressed the poor and needy, hath spoiled by violence, hath not restored the pledge, and hath lifted up his eyes to the idols, hath committed abomination,”Yehezkiel 18:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 18:12?
Orang jahat yang menindas orang miskin, merampok, tidak mengembalikan jaminan, menyembah berhala, dan melakukan kekejian pasti mati. Ini menunjukkan bahwa kejahatan yang disengaja dan berkelanjutan membawa konsekuensi maut.
Latar belakang
Dosa sosial dan penyembahan berhala
Ayat ini melanjutkan daftar dosa anak itu: menindas orang miskin dan membutuhkan, merampok, tidak mengembalikan barang jaminan, dan menyembah berhala. Semua ini adalah pelanggaran terhadap hukum Taurat, dan menyebabkan anak itu pasti mati.
Di mana
Babel (Tel Abib)
Di pembuangan, di rumah Yehezkiel
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel, berbicara melalui nabi Yehezkiel
Kepada
Keturunan Israel
Orang Israel di pembuangan di Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָנָה
yanah · menindas
menekan, memeras, atau menindas dengan kekerasan
גָּזַל
gazal · merampok
mengambil milik orang lain secara paksa atau curang
גִּלּוּלִים
gillulim · berhala-berhala
berhala, patung dewa; secara harfiah 'kotoran' atau 'tahi'
Kata-kata ini menunjukkan bahwa dosa sosial (yanah, gazal) dan penyembahan berhala (gillulim) sering berjalan beriringan. Istilah 'gillulim' merendahkan dewa-dewa palsu, menekankan kebodohan penyembahan berhala.
Tahukah kamu
Barang jaminan
Dalam hukum Taurat, barang jaminan adalah jaminan pinjaman, dan jika diambil secara tidak adil, itu adalah bentuk penindasan. Keluaran 22:26-27 mengajarkan untuk mengembalikan jaminan sebelum matahari terbenam.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 18:12
Keluaran 22:21
larangan menindas
“Janganlah engkau menindas orang asing”
Amos 5:11
penindasan orang miskin
“Sebab itu, karena kamu menginjak-injak orang miskin dan mengambil pajak gandum dari padanya”
Yesaya 57:5
penyembahan berhala
“hai kamu yang bernafsu di antara pohon-pohon keramat, di bawah setiap pohon yang rimbun”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 18:12
✕ Sering dikira
Menganggap 'berhala-berhala' hanya berlaku untuk patung fisik, padahal ini juga mencakup segala yang menggantikan Allah dalam hati.
✓ Yang sebenarnya
Dalam Perjanjian Lama, berhala bisa berupa patung, tetapi prinsipnya adalah menggantikan Allah dengan sesuatu yang lain.
✕ Sering dikira
Menyimpulkan bahwa semua orang miskin adalah objek penindasan yang benar, padahal ayat ini berbicara tentang orang miskin yang tidak bersalah.
✓ Yang sebenarnya
Ada perbedaan antara orang miskin karena malas dan orang miskin karena ketidakadilan; Allah membela yang benar.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 18:12
Periksa hati kita: apakah ada sikap atau tindakan yang merugikan orang lain? Mari bertobat dan ubah cara hidup kita agar tidak dicap sebagai orang yang menindas.
Tuhan, ampunilah aku jika selama ini aku tidak peka terhadap penderitaan orang lain. Ubahlah hatiku menjadi lebih penuh kasih dan belas kasihan. Amin.