Sumpah dilanggar, mati di Babel
Yehezkiel 17:16
Perumpamaan Dua Elang dan Pohon Anggur
““Demi Aku yang hidup,” firman Tuhan ALLAH. “Sesungguhnya, di tempat raja yang membuatnya menjadi raja, yang sumpahnya dihina, dan yang perjanjiannya dia langgar, di Babel dia akan mati.”Yehezkiel 17:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, ia pasti mati di Babel, di tempat raja yang mengangkatnya menjadi raja. Karena ia memandang ringan kepada sumpah yang dimintakan raja itu dari padanya dan mengingkari perjanjian raja itu dengan dia.”Yehezkiel 17:16 · TB
Terjemahan Baru
“Demi Aku, Allah yang hidup, TUHAN Yang Mahatinggi, raja Yehuda akan mati di Babel, karena ia telah mengingkari sumpahnya dan melanggar perjanjiannya dengan raja Babel yang telah mendudukkan dia di atas takhta.”Yehezkiel 17:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“As I live, saith the Lord GOD, surely in the place where the king dwelleth that made him king, whose oath he despised, and whose covenant he brake, even with him in the midst of Babylon he shall die.”Yehezkiel 17:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 17:16?
Allah menegaskan bahwa Zedekia akan mati di Babel, di tempat raja yang mengangkatnya, karena ia menghina sumpah dan melanggar perjanjian. Ini menunjukkan bahwa Allah serius terhadap perjanjian dan akan membawa konsekuensi atas ketidaksetiaan.
Latar belakang
Hukuman atas pelanggaran sumpah
Ayat ini mengumumkan bahwa raja Zedekia akan mati di Babel, karena ia telah menghina sumpah dan melanggar perjanjian dengan raja Babel. Kematiannya bukan di Yerusalem, melainkan di tempat pengasingan.
Di mana
Babel (tempat pembuangan)
Di kamp pembuangan, melalui nubuat Yehezkiel
Kapan
~587 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel, Mahakuasa dan setia pada firman-Nya.
Kepada
Keturunan Israel
Umat pilihan Allah yang sedang berada dalam pembuangan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מות
mut · mati
mengalami kematian fisik
בזה
bazah · menghina
menganggap rendah, meremehkan
ברית
berit · perjanjian
ikatan janji, perjanjian resmi
Kata 'mati', 'menghina', dan 'perjanjian' menekankan bahwa melanggar perjanjian bukan sekadar kesalahan politik, tetapi penghinaan terhadap kekudusan janji yang berakibat fatal.
Tahukah kamu
Sumpah di hadapan Tuhan
Dalam budaya Timur Tengah kuno, sumpah setia kepada raja dianggap sakral dan melanggarnya adalah dosa besar terhadap Allah, bukan hanya politik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 17:16
Ulangan 28:36
kematian di pembuangan
“TUHAN akan membawa engkau dan rajamu ke suatu bangsa yang tidak dikenal”
2 Raja-raja 25:7
raja dibawa ke Babel
“Mereka menangkap raja dan membawanya ke Ribla, lalu menjatuhkan hukuman”
Yeremia 52:11
kematian Zedekia
“Raja Babel membutakan mata Zedekia dan membelenggu dia”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 17:16
✕ Sering dikira
Mengira nubuat ini hanya terjadi di masa lampau tanpa relevansi sekarang.
✓ Yang sebenarnya
Ini mengajarkan bahwa Allah menepati firman-Nya dan menghukum ketidaksetiaan.
✕ Sering dikira
Mengira kematian Zedekia adalah kebetulan, bukan hukuman Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini jelas menyatakan bahwa kematiannya adalah akibat langsung dari pelanggaran sumpah.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 17:16
Jangan main-main dengan komitmen, terutama yang dibuat di hadapan Allah. Dia melihat setiap pelanggaran dan akan menegakkan keadilan. Integritas adalah fondasi hidup yang diberkati.
Ya Allah, mampukan aku untuk menjaga kata-kata dan komitmenku, karena Engkau adalah Allah yang setia dan melihat segalanya. Amin.