Murka Reda

Yehezkiel 16:42

Perumpamaan tentang Yerusalem yang Tidak Setia

PerikopPerzinaan Yerusalem dan Hukumannya · Yehezkiel 16:15-58 →
“Demikianlah Aku akan memuaskan murka-Ku terhadapmu sehingga kecemburuan-Ku akan berlalu darimu. Dan, Aku akan menjadi tenang dan tidak akan marah lagi.”

Yehezkiel 16:42 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 16:42?

Allah akan memuaskan murka dan kecemburuan-Nya terhadap Yerusalem, lalu menjadi tenang dan tidak marah lagi. Ini menunjukkan bahwa hukuman Allah itu adil dan terbatas, dan tujuannya adalah untuk memulihkan hubungan.

Latar belakang

Murka yang dipuaskan

Allah menyatakan bahwa murka-Nya akan dipuaskan terhadap Yerusalem, sehingga kecemburuan-Nya berlalu. Ia akan tenang dan tidak marah lagi, menunjukkan bahwa hukuman akan selesai dan ada harapan pemulihan.

Di mana

Babilonia

Penglihatan nubuat, mungkin di antara para buangan di tepi sungai Kebar

Kapan

~593 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hukuman dijatuhkan
Pemulihan perjanjian
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan ALLAH

Allah Israel yang berdaulat dan setia pada perjanjian.

Y

Kepada

Yerusalem

Kota yang dipersonifikasikan sebagai istri yang tidak setia.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נוח

nuach · puaskan

beristirahat, mereda, menjadi tenang

חמה

chemah · murka

kepanasan, kemarahan yang membara

קנאה

qin'ah · cemburu

kecemburuan, semangat yang kuat

Kombinasi 'murka', 'cemburu', dan 'tenang' menunjukkan bahwa Allah sangat peduli pada kesetiaan umat-Nya, dan setelah hukuman, ada pemulihan hubungan.

Tahukah kamu

Emosi Allah

Bahasa tentang murka dan kecemburuan Allah adalah antropomorfisme, menggambarkan hubungan perjanjian yang intim, seperti suami yang cemburu terhadap istri yang tidak setia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 16:42

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 16:42

✕  Sering dikira

Allah tidak punya emosi atau tidak peduli.

✓  Yang sebenarnya

Emosi Allah menggambarkan hubungan yang intim dan seriusnya dosa, tetapi juga kasih-Nya yang memulihkan.

✕  Sering dikira

Setelah hukuman, Allah tidak lagi berinteraksi dengan umat-Nya.

✓  Yang sebenarnya

Ketenangan Allah bukan berarti Ia berhenti berhubungan, melainkan murka-Nya berlalu dan ada tempat untuk pemulihan.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 16:42

Murka Allah bukanlah kemarahan yang tidak terkendali, tetapi respons yang adil terhadap dosa yang terus-menerus. Namun, ada harapan untuk pemulihan setelah penghakiman—Allah rindu kita kembali kepada-Nya.

Tuhan, puaskanlah keadilan-Mu dalam hidupku sehingga aku boleh mengalami damai sejahtera dan pemulihan dari-Mu. Amin.