Murka yang Tak Terampuni
Ulangan 29:20
Perjanjian di Moab: Peringatan Terakhir
“TUHAN tidak akan mengampuni orang seperti itu. Namun, TUHAN menyatakan murka dan cemburu-Nya akan melawan orang itu. Setiap kutuk yang tertulis dalam kitab ini akan melekat padanya dan TUHAN akan menghapuskan namanya dari bawah langit.”Ulangan 29:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“maka TUHAN tidak akan mau mengampuni orang itu, tetapi murka Ulangan 29.21–23 156 dan cemburu TUHAN akan menyala atasnya pada waktu itu; segenap sumpah serapah yang tertulis dalam kitab ini akan menghinggapi dia, dan TUHAN akan menghapuskan namanya dari kolong langit.”Ulangan 29:20 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN tidak akan mengampuni orang seperti itu. Sebaliknya, dia akan kena kemarahan TUHAN yang meluap-luap, dan segala bencana yang tertulis di dalam buku ini akan menimpa dia, sampai ia dibinasakan TUHAN.”Ulangan 29:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“TUHAN tidak akan bersedia mengampuni orang bebal seperti itu. TUHAN akan memisahkan orang itu dari antara suku-suku Israel, lalu mengobarkan cemburu dan amarah-Nya ke atas orang itu seperti api yang membakar habis. Semua kutuk perjanjian yang tertulis dalam kitab Taurat ini akan menimpa dia dan keturunannya, sampai TUHAN melenyapkan mereka.”Ulangan 29:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The LORD will not spare him, but then the anger of the LORD and his jealousy shall smoke against that man, and all the curses that are written in this book shall lie upon him, and the LORD shall blot out his name from under heaven.”Ulangan 29:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 29:20?
Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan tidak akan mengampuni orang yang dengan sengaja memberontak terhadap perjanjian-Nya. Murka dan kecemburuan-Nya akan menyala, dan semua kutuk yang tertulis akan menimpanya, bahkan namanya akan dihapus dari bumi. Ini menunjukkan betapa seriusnya konsekuensi dari meninggalkan Tuhan.
Latar belakang
Konsekuensi Berat bagi Pembangkang
Musa menjelaskan bahwa orang yang memilih melawan Allah tidak akan diampuni. Murka dan cemburu Allah akan menyala melawan dia, dan semua kutuk yang tertulis akan menimpanya. Nama orang itu bahkan akan dihapus dari bawah langit — tanda penghukuman total.
Di mana
Dataran Moab, dekat Sungai Yordan
Di depan seluruh umat, sebelum memasuki Kanaan
Kapan
~1406 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, gembira tapi tegas
Kepada
Umat Israel
Generasi baru yang akan masuk Kanaan, ~2 juta orang
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אַף
af · murka
kemarahan yang menyala-nyala, dari kata yang juga berarti 'hidung' (nafas membara)
קִנְאָה
qin'ah · cemburu
kecemburuan, semangat yang membara, komitmen eksklusif
שֵׁם
shem · nama
nama, reputasi, eksistensi, ingatan akan seseorang
Kemarahan Allah (af) bukan ledakan emosi, tapi respons cemburu (qin'ah) terhadap ketidaksetiaan. Akibatnya, 'shem' seseorang — nama, warisan, keberadaan — dihapus. Ini menunjukkan bahwa dosa serius bukan hanya pelanggaran, tapi perusakan hubungan perjanjian yang punya konsekuensi kekal.
Tahukah kamu
Kata 'cemburu' dalam Alkitab
Kata 'cemburu' (qanna) dalam bahasa Ibrani sering dipakai untuk menggambarkan kesetiaan Allah yang eksklusif. Ini bukan iri hati seperti manusia, tapi komitmen penuh untuk melindungi umat-Nya. Allah 'cemburu' karena Dia menginginkan hubungan yang setia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 29:20
Keluaran 20:5
Allah yang cemburu
“Sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anak-Nya...”
Mazmur 69:28
hapus nama
“Biarlah mereka dihapuskan dari kitab kehidupan, janganlah mereka tercatat bersama-sama dengan orang-orang benar.”
Ibrani 10:26-27
tidak ada pengampunan
“Sebab jika kita sengaja berbuat dosa sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban penghapus dosa, tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 29:20
✕ Sering dikira
Menganggap Allah kejam karena 'tidak mau mengampuni' orang yang berbuat dosa.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang orang yang dengan sengaja dan terus-menerus memberontak setelah menerima terang. Allah itu pengampun, tetapi tidak memaksa orang yang menolak pengampunan-Nya. Konteks perjanjian menunjukkan keseriusan pelanggaran.
✕ Sering dikira
Menafsirkan 'menghapuskan namanya' sebagai hilangnya keselamatan seorang Kristen.
✓ Yang sebenarnya
Ini berbicara tentang penghukuman di bumi bagi Israel yang tidak setia, bukan tentang kehilangan keselamatan. Konsep 'hapus nama' di sini berarti kematian dan kehilangan warisan, bukan status rohani kekal.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 29:20
Kita mungkin berpikir Tuhan itu maha pengampun, tapi ayat ini mengingatkan bahwa ada batasnya. Jangan main-main dengan kekudusan Tuhan; hindari dosa yang disengaja dan jangan menguji kesabaran-Nya.
Tuhan, tolong aku untuk hidup dalam ketaatan dan tidak bermain-main dengan dosa, agar aku tidak mengalami murka-Mu. Amin.