Menghadapi Perumpamaan yang Mengejek

Yehezkiel 12:22

Tanda-Tanda Pembuangan dan Firman yang Pasti

PerikopLambang Pembuangan Israel · Yehezkiel 12:1-28 →
““Anak manusia, apa arti perumpamaan yang kamu miliki mengenai negeri Israel, yang berkata, ‘Hari-hari berjalan lama, dan setiap penglihatan sia-sia?’””

Yehezkiel 12:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 12:22?

Orang Israel menggunakan perumpamaan sinis, 'Hari-hari berjalan lama, dan setiap penglihatan sia-sia,' untuk meragukan nubuat Yehezkiel. Tuhan menegaskan bahwa perumpamaan itu akan berhenti dan saatnya akan tiba ketika setiap penglihatan akan digenapi. Ini adalah teguran terhadap sikap skeptis yang meremehkan firman Tuhan.

Latar belakang

Teguran atas Sindiran

Orang Israel mengejek nubuat dengan berkata bahwa hari-hari berlalu dan penglihatan itu sia-sia. Tuhan menegaskan bahwa perumpamaan itu akan berhenti, karena firman-Nya akan segera digenapi.

Di mana

Tel Aviv, Babel

Di antara para buangan di tepi Sungai Kebar

Kapan

~592 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yehezkiel dipanggil menjadi nabi
Jatuhnya Yerusalem (586 SM)
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan ALLAH

Allah Israel yang berdaulat, setia pada firman-Nya.

Y

Kepada

Yehezkiel

Imam yang diangkat menjadi nabi di pembuangan, ~30 tahun.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מָשָׁל

mashal · perumpamaan

Amsal, sindiran, atau ungkapan yang mengandung perbandingan.

אֲדָמָה

adamah · negeri

Tanah, bumi, atau wilayah tertentu.

חָזוֹן

chazon · penglihatan

Visi atau wahyu yang diterima dalam keadaan sadar atau mimpi.

Ketiga kata ini membentuk sindiran yang mengejek nabi: mereka menganggap penglihatan itu tidak relevan untuk negeri ini. Namun, Tuhan akan membungkam sindiran itu dengan menggenapi firman-Nya.

Tahukah kamu

Perumpamaan dalam konteks ini

Ungkapan 'hari-hari berjalan lama' adalah semacam pepatah skeptis yang menolak urgensi pesan nabi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 12:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 12:22

✕  Sering dikira

Menganggap perumpamaan ini hanya ejekan tanpa makna serius.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah penolakan terhadap otoritas firman nabi, yang membawa konsekuensi serius.

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan tidak peduli dengan ejekan manusia.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan akan menghentikan perumpamaan ini dan membuktikan firman-Nya benar.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 12:22

Pernahkah kita merasa ragu bahwa doa atau janji Tuhan tidak akan terwujud? Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak bersikap sinis, melainkan percaya bahwa Tuhan selalu setia pada firman-Nya. Mari kita periksa sikap hati kita, apakah kita masih mengharapkan penggenapan janji-Nya atau sudah menyerah pada keraguan.

Tuhan, tolong kami untuk tetap percaya pada firman-Mu, meskipun penggenapannya terasa lama, dan jauhkan kami dari sikap sinis yang meremehkan janji-Mu. Amin.