Kemuliaan Allah Meninggalkan Bait
Yehezkiel 10:4
Takhta Allah di Atas Kerub
“Kemudian, kemuliaan ALLAH naik dari atas kerub menuju ambang Bait Allah, dan Bait Suci dipenuhi dengan awan, dan halaman dipenuhi dengan cahaya kemuliaan ALLAH.”Yehezkiel 10:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dalam pada itu kemuliaan TUHAN naik dari atas kerub dan pergi ke atas ambang pintu Bait Suci, dan Bait Suci ini dipenuhi oleh awan itu dan pelatarannya penuh dengan sinar kemuliaan TUHAN.”Yehezkiel 10:4 · TB
Terjemahan Baru
“Cahaya kemilau yang menandakan kehadiran TUHAN memancar dari kerub-kerub itu dan pindah ke pintu masuk Rumah TUHAN, sehingga pelatarannya menjadi terang-benderang.”Yehezkiel 10:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then the glory of the LORD went up from the cherub, and stood over the threshold of the house; and the house was filled with the cloud, and the court was full of the brightness of the LORD’s glory.”Yehezkiel 10:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 10:4?
Kemuliaan Allah naik dari kerub ke ambang pintu bait suci, dan bait suci penuh dengan awan serta halaman bercahaya oleh kemuliaan-Nya. Ini menunjukkan bahwa Allah akan meninggalkan bait suci karena kekotoran umat-Nya.
Latar belakang
Kemuliaan Meninggalkan Bait Suci
Dalam penglihatan, kemuliaan TUHAN yang selama ini berdiam di atas kerub di tempat maha kudus, sekarang bangkit dan bergerak ke ambang pintu Bait Suci. Ini adalah momen krusial: kehadiran Allah sedang meninggalkan bait yang telah dinajiskan oleh umat.
Di mana
Bait Suci Yerusalem (dalam penglihatan)
Di pelataran Bait Suci, siang hari
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Yehezkiel
Imam dan nabi, diasingkan ke Babel
Kepada
Para pembaca
Orang Israel di pembuangan dan kita
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כָּבוֹד
kavod · kemuliaan
berat, bobot, kemuliaan, kehormatan
רוּם
rum · naik
menjadi tinggi, terangkat
מִפְתָּן
miftan · ambang
ambang pintu, batas masuk
Kata yang sama untuk 'kemuliaan' (kavod) dipakai untuk hadirat Allah yang berat dan mulia, dan 'naik' (rum) menunjukkan gerakan ke atas yang jelas. Bahwa kemuliaan itu 'naik ke ambang' menunjukkan transisi dari tempat kudus ke luar—kabur, tetapi dengan tujuan.
Tahukah kamu
Awan dan Cahaya
Awan dan cahaya yang memenuhi Bait Suci mengingatkan pada Kemah Suci di Keluaran 40, saat kemuliaan TUHAN memenuhi kemah (Kel. 40:34-38). Ini menunjukkan bahwa Allah hadir dengan cara yang sama, tetapi kini sedang pergi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 10:4
Keluaran 40:34
Awan kemuliaan memenuhi
“Lalu awan itu menutupi kemah pertemuan, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci.”
Yehezkiel 9:3
Sebelumnya naik ke ambang
“Dan kemuliaan Allah Israel sudah terangkat dari atas kerub, tempatnya, ke ambang pintu rumah.”
1 Raja-raja 8:11
Bait dipenuhi kemuliaan
“sehingga imam-imam tidak tahan berdiri untuk melayani oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 10:4
✕ Sering dikira
Mengira kemuliaan Allah hanya tinggal di Bait Suci secara permanen.
✓ Yang sebenarnya
Kemuliaan Allah itu dinamis dan bisa meninggalkan tempat yang najis; Bait Suci bukan jaminan.
✕ Sering dikira
Menganggap ini hanya mimpi kosong Yehezkiel.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah penglihatan nyata dari Allah untuk menunjukkan keseriusan dosa dan konsekuensi, bukan sekadar fantasi.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 10:4
Kemuliaan Allah tidak tinggal di tempat yang penuh dosa. Apakah hidup kita menjadi tempat yang menyenangkan bagi Roh-Nya? Jika ada dosa yang memisahkan kita dari Allah, kita perlu membenahinya sebelum terlambat.
Bapa, janganlah Engkau menjauh dari hidupku. Bersihkanlah hatiku agar kemuliaan-Mu tetap tinggal dalam hidupku, Amin.