Suara Sayap yang Menggelegar

Yehezkiel 1:24

Penglihatan tentang Kemuliaan Tuhan

Ketika mereka bergerak, aku mendengar suara sayap-sayap mereka seperti suara air bah yang menderu, seperti suara Yang Mahakuasa, suara keriuhan seperti suara suatu pasukan. Ketika mereka berhenti, mereka menurunkan sayapnya.

Yehezkiel 1:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 1:24?

Ketika makhluk-makhluk hidup itu bergerak, suara sayap mereka seperti suara air bah yang menderu, seperti suara Yang Mahakuasa, suara keriuhan seperti suara suatu pasukan. Ketika mereka berhenti, mereka menurunkan sayapnya. Ini menggambarkan kuasa dan keagungan Allah yang hadir, yang suara-Nya dahsyat dan penuh wibawa.

Latar belakang

Deru Sayap

Saat makhluk hidup bergerak, suara sayap mereka seperti air bah yang menderu, seperti suara Yang Mahakuasa, dan seperti keriuhan tentara. Ketika mereka berhenti, mereka menurunkan sayap, dan keheningan mengikuti.

Di mana

Sungai Kebar, Babel

Di tepi sungai, di tengah pembuangan

Kapan

~593 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan ke Babel
Kejatuhan Yerusalem
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yehezkiel

Imam dan nabi di pembuangan, ~30 tahun

O

Kepada

Orang buangan di Babel

Orang Yehuda yang dibuang ke Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קוֹל

qol · suara

suara atau bunyi

מַבּוּל

mabbul · air bah

air bah, banjir besar

שַׁדַּי

Shaddai · Yang Mahakuasa

Allah Yang Mahakuasa

Qol, mabbul, dan Shaddai bersama-sama menyatakan kuasa Allah yang dahsyat dan tak tertandingi, yang hadir dalam setiap gerakan makhluk-Nya.

Tahukah kamu

Suara Air Bah

Air bah (mabbul) dalam bahasa Ibrani merujuk pada banjir besar seperti zaman Nuh, menunjukkan kekuatan dan kuasa yang dahsyat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 1:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 1:24

✕  Sering dikira

Suara sayap ini adalah suara fisik yang biasa.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah gambaran kehadiran Allah yang dahsyat, bukan sekadar kebisingan.

✕  Sering dikira

Menurunkan sayap berarti mereka lelah.

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah sikap hormat dan berhenti untuk mendengar perintah Allah.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 1:24

Suara Allah dan kehadiran-Nya tidak pernah lemah atau tidak pasti; mereka seperti air bah yang dahsyat. Namun, ada juga saat-saat hening ketika sayap diturunkan, mengingatkan kita bahwa Allah juga berbicara dalam keheningan. Belajarlah untuk mendengar suara-Nya baik dalam keramaian maupun dalam kesunyian.

Tuhan, biarlah suara-Mu yang dahsyat menggetarkan hati kami, dan ajari kami untuk diam di hadapan-Mu, mendengarkan bisikan-Mu yang lembut. Amin.