Malaikat keenam meledakkan trompet
Wahyu 9:13-21
Trompet Keenam Berbunyi
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Suara dari altar emas memerintahkan pelepasan
Malaikat keenam meniup trompetnya, dan Yohanes mendengar suara dari empat tanduk altar emas di hadapan Allah. Suara itu memerintahkan malaikat keenam untuk melepaskan empat malaikat yang telah diikat di sungai Efrat yang besar. Ini bukan kebetulan—pelepasan ini adalah bagian dari rencana ilahi yang telah ditentukan waktu dan tempatnya.
Di mana
Sungai Efrat
Perbatasan timur dari dunia Timur Tengah yang dikenal
Kapan
~90 M
Pelepasan dari tentara untuk pembunuhan massal
Yang berbicara
Malaikat keenam
Pelaksana dari perintah untuk melepaskan tentara Efrat
Kepada
Empat malaikat di Sungai Efrat
Penjaga yang telah ditahan, sekarang diberi ijin untuk bertindak
Arti tiap ayat
Penjelasan Wahyu 9:13-21 Ayat per Ayat
Wahyu 9:13
Ayat ini menandai dimulainya penghakiman keenam dari tujuh sangkakala. Yohanes mendengar suara dari keempat tanduk altar emas di hadapan Allah, yang menunjukkan bahwa penghakiman ini berasal dari otoritas ilahi dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 9:14
Suara itu memerintahkan malaikat keenam untuk melepaskan empat malaikat yang diikat di sungai Efrat. Ini menunjukkan bahwa Allah memiliki kendali penuh atas waktu dan tempat pelepasan kuasa penghancur, yang akan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 9:15
Empat malaikat yang telah dipersiapkan untuk saat yang tepat (jam, hari, bulan, dan tahun) dilepaskan untuk membunuh sepertiga umat manusia. Ini menunjukkan bahwa bahkan bencana yang mengerikan pun terjadi dalam…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 9:16
Yohanes mendengar jumlah pasukan berkuda: dua ratus juta. Angka ini melambangkan kekuatan militer yang sangat besar, yang menggambarkan skala kerusakan yang akan terjadi. Ini adalah gambaran hiperbolis untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 9:17
Yohanes menggambarkan penglihatan tentang kuda-kuda dengan kepala seperti singa, dan dari mulut mereka keluar api, asap, dan belerang. Penunggangnya memakai baju besi berwarna merah, biru, dan kuning, yang melambangkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 9:18
Sepertiga umat manusia dibunuh oleh tiga malapetaka: api, asap, dan belerang yang keluar dari mulut kuda-kuda itu. Ini adalah gambaran nyata tentang akibat dari dosa dan kepastian penghakiman Allah terhadap kejahatan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 9:19
Ayat ini menggambarkan kekuatan kuda-kuda dalam penglihatan Yohanes, yang terletak pada mulut dan ekor mereka. Ekor mereka seperti ular berkepala, digunakan untuk menyiksa. Ini melambangkan kuasa jahat yang merusak dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 9:20
Ayat ini menunjukkan bahwa meskipun banyak orang tewas, yang selamat tetap tidak bertobat dari penyembahan berhala dan roh jahat. Mereka menyembah benda-benda buatan tangan yang tidak bernyawa. Ini menekankan keras…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 9:21
Ayat ini melanjutkan daftar dosa yang tidak dipertobatkan: pembunuhan, sihir, percabulan, dan pencurian. Ini menunjukkan bahwa manusia tidak berubah menjadi lebih baik, tetap hidup dalam dosa yang bertentangan dengan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →