Penghakiman Pelacur
Wahyu 19:2
Pesta Perkawinan Anak Domba
PerikopOrang Banyak di Surga Memuji Allah · Wahyu 19:1-5 →“karena penghakiman-Nya benar dan adil; karena Ia telah mengadili pelacur besar itu, yang merusak bumi dengan kebejatannya, dan telah membalaskan darah hamba-hamba-Nya kepada pelacur itu.””Wahyu 19:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“sebab benar dan adil segala penghakiman-Nya, karena Ialah yang telah menghakimi pelacur besar itu, yang merusakkan bumi dengan percabulannya; dan Ialah yang telah membalaskan darah hamba-hamba-Nya atas pelacur itu."”Wahyu 19:2 · TB
Terjemahan Baru
“Penghakiman-Nya adil dan bijaksana! Ia sudah menjatuhkan hukuman ke atas pelacur yang besar, yang merusak dunia dengan percabulannya. Allah sudah menghukum pelacur itu, sebab ia membunuh hamba-hamba Allah."”Wahyu 19:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena Dia selalu menghakimi dengan adil dan benar. Sekarang Allah sudah menghukum ratu pelacur itu, yang merusak penduduk bumi dengan penyembahan berhala. Di mata Allah, hal itu seperti dosa percabulan. Dan Allah sudah membalaskan pembunuhan hamba-hamba-Nya terhadap pelacur itu.””Wahyu 19:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For true and righteous are his judgments: for he hath judged the great whore, which did corrupt the earth with her fornication, and hath avenged the blood of his servants at her hand.”Wahyu 19:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 19:2?
Wahyu 19:2 menegaskan bahwa penghakiman Allah benar dan adil. 'Pelacur besar' melambangkan sistem dunia yang korup dan menyesatkan, yang merusak bumi dengan dosa. Allah membalaskan darah hamba-hamba-Nya yang mati sebagai martir, menunjukkan bahwa Dia tidak melupakan pengorbanan mereka dan akan menegakkan keadilan.
Latar belakang
Penghakiman atas Babel
Mereka memuji Allah karena penghakiman-Nya benar dan adil, menjatuhkan hukuman kepada pelacur besar yang telah merusak bumi dengan kebejatannya. Mereka juga menegaskan bahwa darah para hamba Allah telah dibalaskan.
Di mana
Surga
Pemandangan takhta Allah
Kapan
~96 M
Akhir zaman
Yang berbicara
Suara kumpulan besar
Mungkin para malaikat atau orang kudus
Kepada
Yohanes (penulis)
Rasul tua yang diasingkan di Patmos
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
κρίσις
krisis · penghakiman
keputusan hukum, hukuman
ἀληθινός
alēthinos · benar
asli, sejati, dapat dipercaya
δίκαιος
dikaios · adil
benar, sesuai dengan standar kebenaran
Penghakiman Allah bukan sembarangan; itu benar dan adil. Kata 'krisis' menunjukkan keputusan yang tepat, 'alēthinos' menekankan keaslian-Nya, dan 'dikaios' menunjukkan keadilan-Nya. Ini menghibur orang percaya bahwa Allah akan membenarkan mereka.
Tahukah kamu
Pelacur Besar
Dalam Wahyu 17, pelacur besar ini digambarkan sebagai kota Babel yang duduk di atas banyak air, melambangkan kekuatan politik dan ekonomi yang menyesatkan. Di sini, kejatuhannya menjadi alasan pujian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 19:2
Ulangan 32:43
membalaskan darah
“Maka Ia akan membalaskan darah hamba-hamba-Nya kepada musuh mereka.”
Roma 2:5
hukuman adil
“Tetapi kekerasan hatimu dan hatimu yang tidak mau bertobat menimbun murka pada hari murka dan zaman hukuman yang adil dari Allah.”
Wahyu 18:20
hukuman atas Babel
“Bersukacitalah atas dia, hai sorga, dan kamu orang-orang kudus, rasul-rasul dan nabi-nabi, karena Allah telah menjatuhkan hukuman atasnya untuk kamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 19:2
✕ Sering dikira
Menganggap pembalasan darah sebagai balas dendam pribadi.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah tindakan keadilan ilahi yang membenarkan orang-orang yang tertindas.
✕ Sering dikira
Mengira pelacur besar adalah gereja yang murtad.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks Wahyu, itu lebih tepat merujuk pada kekuatan duniawi yang korup, sering diidentikkan dengan Roma atau sistem dunia.
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 19:2
Ketika kita diperlakukan tidak adil, kita bisa berseru kepada Allah yang melihat dan akan membalas. Percayalah bahwa Allah tidak akan membiarkan kejahatan menang, dan Dia akan membela umat-Nya pada waktu-Nya.
Ya Tuhan, aku percaya bahwa penghakiman-Mu benar dan adil. Beri aku kesabaran saat menantikan keadilan-Mu, dan ingatkan aku bahwa Engkau tidak melupakan hamba-hamba-Mu. Amin.