Penyebab kejauhan Babel
Wahyu 18:3
Jatuhnya Babel
“Sebab, semua bangsa telah mabuk anggur nafsu zinanya, raja-raja di bumi telah berzina dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi menjadi kaya oleh hawa nafsunya yang besar.””Wahyu 18:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“karena semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya."”Wahyu 18:3 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab segala bangsa sudah minum anggur nafsu percabulannya. Raja-raja dunia berbuat cabul dengannya, dan pedagang-pedagang di bumi menjadi kaya oleh nafsunya yang tidak terkendalikan itu."”Wahyu 18:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sungguh adil hukuman Allah terhadap kota itu, karena raja-raja di bumi sudah terpengaruh oleh penduduk kota itu dalam penyembahan berhala. Di mata Allah, penyembahan berhala sama seperti dosa percabulan. Dan hukuman Allah itu adil, karena segala bangsa sudah menjadi kotor dan najis oleh gaya hidup penduduk kota itu yang menuruti hawa nafsu duniawi. Hawa nafsu itu ibarat air anggur dari penduduk kota itu yang memabukkan segala bangsa. Penduduk kota itu memuaskan hawa nafsu mereka dengan hidup bermewah-mewah, sehingga para pedagang di bumi menjadi kaya oleh jual-beli segala macam barang mewah dengan kota itu.””Wahyu 18:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For all nations have drunk of the wine of the wrath of her fornication, and the kings of the earth have committed fornication with her, and the merchants of the earth are waxed rich through the abundance of her delicacies.”Wahyu 18:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 18:3?
Babel digambarkan telah menyesatkan banyak bangsa dengan percabulan rohani dan kekayaan duniawi. Raja-raja dunia terlibat dalam dosa, dan para pedagang menjadi kaya karena hawa nafsu. Ini menunjukkan pengaruh buruk dari sistem dunia yang tidak bertuhan.
Latar belakang
Dosa kooperatif Babel dan dunia
Dosa Babel bukan dosa seorang diri. Seluruh dunia telah berpartisipasi dalam kemakmurannya yang berdasarkan kebejatan. Raja-raja berzina dengannya, pedagang kaya dari produk-produk mulia yang diperdagangkan dengan tidak adil. Semua bangsa telah terlibat dalam sistem jahat ini.
Di mana
Pusat perdagangan Babel
Kota yang ramai dengan pedagang dari seluruh dunia
Kapan
~95 M
Tebaran dosa Babel diungkap
Yang berbicara
Malaikat
Penerang tentang keadilan Tuhan
Kepada
Manusia di bumi
Penerima pengetahuan tentang dosa kolektif
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πεπόμφθησαν
pepompthēsan · drunk
Telah dimabukkan; kehilangan kehormatan dan pertimbangan; tidak sadar diri
οἶνος
oinos · wine
Anggur; dalam konteks ini, anggur yang membawa keracunan moral dan spiritual
ἔμποροι
emporoi · merchants
Pedagang, penjual; mereka yang memperkaya diri melalui perdagangan tidak adil
Babel telah membuat dunia 'mabuk' dengan ketidakadilan ekonomi dan moral sehingga semua orang bersalah dalam sistem yang korup ini.
Tahukah kamu
'Zina' bukan hanya seksual
Dalam bahasa alkitab, terutama dalam kitab para nabi, 'zina' (porneia) sering berarti ketidaksetiaan dalam perjanjian—dalam hal ini, penguasa dunia yang telah meninggalkan prinsip keadilan untuk mengejar kekayaan dan kekuasaan melalui Babel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 18:3
Roma 1:32
Tentang tanggung jawab bersama dalam sistem yang jahat
“Mereka yang mengetahui keputusan Tuhan namun tetap melakukan hal-hal yang layak dihukum”
1 Timotius 6:10
Tentang dosa dasar yang mendorong pedagang dan penguasa untuk berkompromi
“Akar dari segala kejahatan adalah cinta uang”
Wahyu 14:8
Pernyataan sebelumnya tentang dosa Babel yang meracuni seluruh dunia
“Babel yang besar telah jatuh karena membuat semua bangsa minum anggur kemurkaannya”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 18:3
✕ Sering dikira
Hanya penguasa Babel yang bersalah atas kehancurannya
✓ Yang sebenarnya
Seluruh sistem internasional telah berpartisipasi dalam dosa Babel melalui perdagangan dan ketaatan kepada sistem yang tidak adil
✕ Sering dikira
Dosa ini hanya mencakup keimalan secara harfiah
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bahasa kiasan untuk menunjukkan ketidaksetiaan terhadap Tuhan dan perjanjian-Nya melalui sistem yang menindas
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 18:3
Kita hidup di tengah godaan untuk mengejar kekayaan dan kesuksesan dengan cara yang tidak benar. Ayat ini mengajak kita untuk waspada terhadap hal-hal yang dapat mengalihkan iman kita dari Tuhan.
Tuhan, berikan aku hikmat untuk menolak godaan duniawi dan memprioritaskan kerajaan-Mu. Amin.