Panggilan untuk keluar dan melarikan diri
Wahyu 18:4
Jatuhnya Babel
“Lalu, aku mendengar suara lain dari surga berkata, “Hai umat-Ku, keluarlah darinya supaya kamu tidak terlibat dalam dosanya dan tidak menerima bencana yang akan menimpanya.”Wahyu 18:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: "Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.”Wahyu 18:4 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu saya mendengar suara lain dari surga berkata, "Keluarlah, umat-Ku! Keluarlah dari dalamnya! Janganlah kalian mengikuti dosa-dosanya, dan turut menanggung hukumannya!”Wahyu 18:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian saya mendengar suara dari surga yang berkata,“Hai umat-Ku, larilah dari kota itu! Jangan sampai kamu terpengaruh dan berbuat dosa seperti mereka, supaya kamu tidak ikut dihukum bersama mereka dengan berbagai bencana.”Wahyu 18:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And I heard another voice from heaven, saying, Come out of her, my people, that ye be not partakers of her sins, and that ye receive not of her plagues.”Wahyu 18:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 18:4?
Allah memanggil umat-Nya untuk keluar dari Babel agar tidak ikut terkena hukuman dosanya. Ini adalah panggilan untuk memisahkan diri dari dosa dan sistem dunia yang jahat. Allah ingin umat-Nya selamat dan tidak terlibat dalam kehancuran.
Latar belakang
Panggilan pertobatan dan penyelamatan
Sebelum hukuman akhir datang, Tuhan memberikan panggilan terakhir kepada umat-Nya yang masih terjebak dalam sistem Babel. Mereka harus keluar darinya agar tidak ikut serta dalam dosa-dosanya dan tidak menerima bencana yang akan menimpanya. Ini adalah belas kasihan terakhir sebelum penghakiman yang tak dapat dielakkan.
Di mana
Dalam dan luar Babel secara spiritual
Titik pertigaan antara kemegahan duniawi dan keselamatan ilahi
Kapan
~95 M
Kesempatan terakhir untuk bertobat
Yang berbicara
Suara lain dari surga
Tuhan memberikan peluang pengampunan
Kepada
Umat Tuhan yang tertarik dalam Babel
Mereka yang masih dapat diselamatkan dari sistem jahat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐξέλθατε
exelthate · come out
Keluar, meninggalkan; perintah imperatif yang mendesak untuk segera bertindak
κοινωνέω
koinōneō · partaker
Berbagi, turut serta; menjadi mitra dalam dosa dan konsekuensinya
πληγαῖς
plēgais · plagues
Pukulan, bencana; dosa yang memiliki konsekuensi nyata dan mengerikan
Keluar dari Babel bukan hanya tentang jarak fisik, tetapi tentang melepaskan diri dari sistem moral yang jahat sebelum penghakiman menimpa semua yang terlibat di dalamnya.
Tahukah kamu
Pola kebasan 'keluarlah' dalam Alkitab
Frase ini menggemakan panggilan Tuhan kepada Abraham 'keluar dari Ur', kepada Israel 'keluar dari Mesir', dan kepada Lot 'keluar dari Sodom'. Penyelamatan selalu melibatkan pemisahan dari sistem yang jahat sebelum penghakiman tiba.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 18:4
2 Korintus 6:14-18
Panggilan Paulus untuk pemisahan spiritual dari sistem duniawi
“Jangan mengikat diri dengan orang-orang yang tidak percaya... keluar dari antara mereka”
Kejadian 19:15-17
Pola serupa dalam penyelamatan Lot dari Sodom sebelum penghakiman
“Malaikat berkata kepada Lot: 'Bangunlah... selamatkanlah dirimu'”
Yesaya 52:11
Nubuat tentang pemisahan moral dari sistem duniawi yang korup
“Keluar dari sana... jangan sentuh hal-hal yang najis”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 18:4
✕ Sering dikira
Panggilan ini hanya berlaku bagi mereka yang secara fisik berada di kota Babel
✓ Yang sebenarnya
Panggilan ini berlaku bagi setiap orang yang terlibat dalam sistem Babel—mereka yang mendukung ketidakadilan dengan partisipasi ekonomi atau spiritual
✕ Sering dikira
Bencana yang menimpa adalah bukti bahwa mereka yang tidak keluar tidak layak diselamatkan
✓ Yang sebenarnya
Bencana adalah konsekuensi alami dari keputusan untuk tetap dalam sistem yang jahat; penghakiman adalah penggenapan pola moral Tuhan
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 18:4
Terkadang kita harus membuat keputusan berani untuk keluar dari lingkungan atau kebiasaan yang menjauhkan kita dari Allah. Langkah ini mungkin tidak mudah, tapi Tuhan menjamin keselamatan bagi yang taat.
Bapa, berani dan kuatkan aku untuk meninggalkan segala dosa dan mengikuti panggilan-Mu. Amin.