Darah Mengalir dari Pemerasan
Wahyu 14:20
Hasil dari Murka Allah
“Pemerasan buah anggur itu dilakukan di luar kota, dan darah mengalir dari alat pemeras anggur itu kira-kira setinggi kekang kuda dan sepanjang seribu enam ratus stadia.”Wahyu 14:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan buah-buah anggur itu dikilang di luar kota dan dari kilangan itu mengalir Wahyu 15.1–5 49 darah, tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil.”Wahyu 14:20 · TB
Terjemahan Baru
“Buah-buah anggur itu diperas di luar kota, dan dari alat pemeras anggur itu mengalirlah darah seperti sungai, sejauh tiga ratus kilometer, dan sedalam hampir dua meter.”Wahyu 14:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Buah-buah anggur itu pun diperas di luar kota. Dan darah manusia mengalir seperti sungai dari pemerasan anggur itu. Aliran darah itu dalamnya kira-kira dua meter, dan jauhnya sampai tiga ratus kilometer.”Wahyu 14:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the winepress was trodden without the city, and blood came out of the winepress, even unto the horse bridles, by the space of a thousand and six hundred furlongs.”Wahyu 14:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 14:20?
Ayat ini menggambarkan hukuman Allah atas orang jahat dengan gambaran yang sangat kuat: darah mengalir setinggi kekang kuda sejauh 1.600 stadia (sekitar 300 km). Ini adalah simbol dari murka Allah yang dahsyat dan penghakiman yang tidak bisa dihindari. Ini terjadi 'di luar kota', menunjukkan pemisahan dari Allah dan umat-Nya.
Latar belakang
Skala Penghakiman yang Mengerikan
Pemerasan buah anggur dilakukan di luar kota, dan darah mengalir dari alat pemeras anggur itu setinggi kekang kuda dan sepanjang seribu enam ratus stadia. Gambaran ini menunjukkan skala yang mengerikan dan menakjubkan dari penghakiman Tuhan.
Di mana
Luar kota
Lokasi pemerasan anggur di luar Yerusalem surya
Kapan
~95 M
Hasil akhir dari penghakiman dengan murka
Yang berbicara
Yohanes
Melihat dan menceritakan hasil mengerikan dari pemerasan anggur murka
Kepada
Semua yang perlu memahami skala penghakiman Tuhan
Umat yang diminta untuk mengerti realitas murka Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
αἷμα (haima)
darah · blood
Simbol dari kehidupan yang hilang, harga dari dosa, dan konsekuensi penghakiman
ἔξω τῆς πόλεως (exo tes poleós)
di luar kota · outside the city
Tempat pengadilan dan eksekusi—di luar perlindungan, di tempat terbuka
χιλίων ἑξακοσίων σταδίων (chiliōn hexakosion stadiōn)
seribu enam ratus stadia · sixteen hundred stadia
Jarak yang sangat besar yang menunjukkan skala luar biasa dari penghakiman
Darah yang mengalir sejauh seribu enam ratus stadia bukan hanya deskripsi visual—ini adalah pernyataan tentang skala dan keseriusan penghakiman Tuhan atas dosa.
Tahukah kamu
Angka yang Menakjubkan
Seribu enam ratus stadia adalah jarak sekitar 300 kilometer. Gambaran darah yang mengalir sejauh itu menunjukkan betapa besar dan menakjubkan skala dari penghakiman Tuhan atas dosa. Ini bukan hukuman kecil-kecilan, tetapi hukuman yang luar biasa besar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 14:20
Ibrani 13:12
Penghakiman terjadi di luar kota seperti penyaliban Yesus di luar Yerusalem
“Yesus juga menderita di luar pintu gerbang untuk menyucikan umat dengan darah-Nya sendiri”
Yesaya 34:6
Gambaran tentang penghakiman yang brutal dan berdarah dari Allah
“Pedang Tuhan penuh dengan darah...karena Tuhan memiliki perjamuan di Bosra”
Yoel 3:13
Lembah keputusan adalah tempat penghakiman bagi bangsa-bangsa
“Sangat banyak orang di lembah keputusan, sebab hari penghakiman Tuhan dekat di lembah keputusan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 14:20
✕ Sering dikira
Darah yang mengalir adalah metafora tentang keindahan dari panen yang berlimpah
✓ Yang sebenarnya
Darah adalah simbol kehidupan yang hilang—konsekuensi serius dari penghakiman murka Tuhan
✕ Sering dikira
Seribu enam ratus stadia adalah angka simbolis tanpa makna geografis yang sesungguhnya
✓ Yang sebenarnya
Angka ini menggambarkan skala yang luar biasa besar dari penghakiman Tuhan, jauh melampaui apa yang dapat dibayangkan
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 14:20
Gambaran ini sangat keras, mengingatkan kita bahwa dosa memiliki konsekuensi yang serius. Namun, kita tidak perlu takut jika kita sudah berlindung dalam Kristus. Jauhkan kita dari sikap meremehkan dosa, dan marilah kita bersyukur atas pengorbanan Yesus yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang.
Ya Bapa, ampuni kami yang sering meremehkan dosa; mampukan kami untuk hidup dalam kekudusan dan bersyukur atas keselamatan yang telah Engkau berikan melalui Yesus. Amin.