Halaman luar diberikan kepada bangsa-bangsa
Wahyu 11:2
Pelataran Luar—Wilayah Musuh
“Akan tetapi, biarkanlah pelataran Bait Allah yang di sebelah luar, jangan mengukurnya karena itu sudah diberikan kepada bangsa-bangsa; dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci itu selama 42 bulan.”Wahyu 11:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."”Wahyu 11:2 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi janganlah mengukur halaman yang di sebelah luar Rumah Allah itu, sebab bagian itu telah diserahkan kepada orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Mereka akan menginjak-injak kota yang suci itu selama empat puluh dua bulan.”Wahyu 11:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi jangan mengukur teras rumah Allah yang di sebelah luar, karena tempat itu sudah diberikan kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi. Allah sudah menentukan agar bangsa-bangsa itu menguasai Kota Suci (Yerusalem) dan menindas penduduknya selama empat puluh dua bulan.”Wahyu 11:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But the court which is without the temple leave out, and measure it not; for it is given unto the Gentiles: and the holy city shall they tread under foot forty and two months.”Wahyu 11:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 11:2?
Pelataran luar Bait Allah tidak perlu diukur karena akan diserahkan kepada bangsa-bangsa, yang akan menginjak-injak kota suci selama 42 bulan. Ini menggambarkan periode penganiayaan dan pencobaan yang dialami umat Allah, tetapi dengan batas waktu yang telah ditentukan.
Latar belakang
Pembagian Sakral dalam Bait Allah
Pelataran luar ditinggalkan—diberikan kepada bangsa-bangsa (non-penyembah) yang akan menginjak Kota Suci selama 42 bulan (3,5 tahun). Bagian dalam yang suci diukur dan dilindungi, tetapi bagian luar sudah jatuh di bawah kekuasaan musuh Allah.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Pelataran luar Bait Suci yang dikuasai musuh
Kapan
~96 M
Periode penganiayaan gereja awal
Yang berbicara
Malaikat dengan Perintah
Utusan yang menjelaskan batas perlindungan Tuhan
Kepada
Yohanes
Menerima penjelasan tentang pembagian sakral dan profan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
αὐλή
aule · court
Pelataran atau halaman—bagian luar dari Bait, tempat bangsa-bangsa boleh masuk
ἐκβάλλω
ekballo · to cast out
Melempar keluar, mengusir—menunjukkan tindakan definitif pemisahan
πατέω
pateo · to trample
Menginjak-injak atau meremehkan—tindakan penghancuran dan penguasaan
Ketiga kata ini menggambarkan pemisahan radikal: tempat yang ditinggalkan (aule), pengusiran paksa (ekballo), dan kekerasan penindas (pateo).
Tahukah kamu
42 Bulan = 1260 Hari
Angka ini berulang di Wahyu—selalu mewakili periode penganiayaan terbatas. Bukan selamanya, melainkan waktu tertentu yang Allah tetapkan. Ini memberikan harapan: penindasan akan berakhir.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 11:2
Lukas 21:24
Penginjakan Yerusalem oleh bangsa-bangsa
“Mereka akan jatuh terhadap ketajaman pedang dan akan dibawa tawanan ke seluruh bangsa-bangsa, dan Yerusalem akan diinjak-injaki oleh bangsa-bangsa sampai jaman-jaman bangsa-bangsa genap.”
Matius 23:37-38
Penolakan dan peninggalan tempat suci
“Berapa kalikah Aku ingin mengumpulkan anak-anakmu... tetapi kamu tidak mau. Lihatlah, rumahmu akan ditinggalkan oleh Aku.”
Yesaya 63:18
Musuh menginjak tanah yang suci
“Sesaat saja bangsa suci telah memiliki tanah itu, tetapi musuh kami telah menginjaknya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 11:2
✕ Sering dikira
Tuhan meninggalkan gereja-Nya sepenuhnya selama 42 bulan
✓ Yang sebenarnya
Tuhan melindungi bagian dalam yang sakral, tetapi membiarkan bagian luar jatuh ke tangan musuh sebagai ujian terbatas
✕ Sering dikira
42 bulan adalah waktu selamanya bahwa gereja akan tertindas
✓ Yang sebenarnya
42 bulan adalah batas waktu yang ditentukan—setelah itu penindasan berakhir dan dua saksi bangkit
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 11:2
Ketika menghadapi masa sulit, ingatlah bahwa penderitaan memiliki batas waktu di mata Tuhan. Dia tidak tinggal diam, tetapi mengizinkan pencobaan untuk tujuan-Nya. Kita bisa berpegang pada janji bahwa Tuhan akan memulihkan dan membela umat-Nya.
Bapa, beri aku kekuatan untuk tetap setia saat menghadapi masa-masa sulit, dan ingatkan aku bahwa Engkau memegang kendali atas segala sesuatu. Amin.