Malaikat Kuat Turun dari Surga
Wahyu 10:1-11
Malaikat dan Gulungan Kitab Kecil
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Penampakan Malaikat Kuat
Setelah enam trompet ditiup membawa bencana, Yohanes melihat satu malaikat sangat kuat turun dari surga dengan penampakan luar biasa. Berpakaian awan, berpelangi di kepala, wajah seperti matahari, kaki seperti tiang api—semuanya menunjukkan otoritas ilahi. Kehadiran ini menandai momentum penting sebelum trompet ketujuh dibunyikan.
Di mana
Pulau Patmos
Dalam penglihatan; antara langit dan bumi
Kapan
~95 M
Penyataan tentang masa depan
Yang berbicara
Yohanes
Nabi penerima penglihatan Wahyu
Kepada
Jemaat-jemaat di Asia
Penerima surat Wahyu
Arti tiap ayat
Penjelasan Wahyu 10:1-11 Ayat per Ayat
Wahyu 10:1
Yohanes melihat malaikat kuat turun dari surga dengan penampilan yang menakjubkan: berpakaian awan, pelangi di kepala, wajah seperti matahari, dan kaki seperti tiang api. Ini melambangkan kemuliaan dan kuasa Allah yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 10:2
Malaikat memegang kitab kecil yang terbuka, yang melambangkan wahyu atau rencana Allah yang belum sepenuhnya terungkap. Ia berdiri dengan satu kaki di laut dan satu di darat, menunjukkan bahwa pesan ini berlaku untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 10:3
Malaikat berteriak dengan suara keras seperti singa yang mengaum, menandakan otoritas dan kekuatan pesan-Nya. Tujuh guruh kemudian bersuara, yang kemungkinan merupakan suara ilahi yang berisi penghakiman atau…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 10:4
Yohanes ingin menuliskan apa yang dikatakan oleh tujuh guruh, tetapi diperintahkan untuk menyegel pesan itu dan tidak menuliskannya. Ini menunjukkan bahwa ada hal-hal yang Allah belum ingin kita ketahui dan bahwa kita…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 10:5
Malaikat mengangkat tangan kanannya ke langit, sebuah sikap sumpah. Ini menegaskan bahwa pesan yang akan disampaikan tidak dapat diubah dan akan pasti terjadi, karena bersumpah demi Allah yang hidup dan menciptakan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 10:6
Malaikat bersumpah bahwa tidak akan ada penundaan lagi. Ini berarti waktu Allah untuk menggenapi rencana-Nya sudah tiba, dan tidak akan ada lagi penundaan. Ini adalah jaminan bahwa janji Allah akan segera digenapi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 10:7
Ayat ini menegaskan bahwa ketika malaikat ketujuh meniup trompetnya, misteri atau rencana Allah yang telah diumumkan kepada para nabi akan digenapi. Tidak ada lagi penundaan; waktunya sudah tiba. Ini adalah janji…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 10:8
Yohanes diperintahkan oleh suara dari surga untuk mengambil gulungan kitab terbuka dari tangan malaikat itu. Ini adalah tindakan simbolis untuk menerima wahyu atau pesan Allah yang harus disampaikan. Ayat ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 10:9
Yohanes meminta gulungan kitab itu, dan malaikat menyuruhnya memakannya. Memakan kitab berarti menerima dan merenungkan firman Allah secara mendalam. Malaikat juga memperingatkan bahwa meskipun manis di mulut, akan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 10:10
Yohanes melakukan apa yang diperintahkan: memakan gulungan kitab itu. Sesuai kata malaikat, rasanya manis seperti madu di mulutnya, tetapi menjadi pahit di perutnya. Ini menggambarkan pengalaman menerima wahyu Allah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 10:11
Setelah memakan gulungan kitab, Yohanes diberi tugas untuk bernubuat lagi tentang banyak bangsa, kaum, bahasa, dan raja-raja. Ini menunjukkan bahwa pesan Allah bersifat universal, tidak hanya untuk satu kelompok.…
Arti lengkap, studi kata & renungan →