Bakar berhala, jangan serakah emasnya
Ulangan 7:25
Kemenangan tanpa kompromi
PerikopJanji Berkat · Ulangan 7:12-26 →“Kamu harus membakar patung-patung ilah mereka. Janganlah menginginkan perak dan emas yang ada pada mereka itu bagi dirimu. Itu akan menjadi seperti jerat bagimu sebab TUHAN, Allahmu, membencinya.”Ulangan 7:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Patung-patung allah mereka haruslah kamu bakar habis; perak dan emas yang ada pada mereka janganlah kauingini dan kauambil bagi dirimu sendiri, supaya jangan engkau terjerat karenanya, sebab hal itu adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu.”Ulangan 7:25 · TB
Terjemahan Baru
“Bakarlah patung-patung berhala yang mereka sembah. Jangan menginginkan perak atau emas yang melekat padanya dan jangan mengambilnya untuk dirimu sendiri. Kalau kamu melanggar perintah itu kamu akan mati, sebab TUHAN Allahmu membenci penyembahan patung berhala.”Ulangan 7:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Kalian harus membakar ukiran-ukiran berhala mereka yang terbuat dari kayu. Jangan mengingini hiasan perak atau emas dari patung-patung itu. Jangan mengambil apa pun! Benda-benda itu merupakan perangkap yang dapat membinasakanmu. Kalau mengambil barang-barang itu, berarti kalian mengambil barang yang dibenci oleh TUHAN Allahmu.”Ulangan 7:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The graven images of their gods shall ye burn with fire: thou shalt not desire the silver or gold that is on them, nor take it unto thee, lest thou be snared therein: for it is an abomination to the LORD thy God.”Ulangan 7:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 7:25?
Ayat ini memerintahkan bangsa Israel untuk membakar patung-patung ilah bangsa lain dan tidak mengambil perak atau emas dari patung tersebut. Hal itu dilarang karena benda-benda itu adalah kekejian bagi Tuhan, dan mengambilnya akan menjadi jerat atau perangkap bagi umat-Nya.
Latar belakang
Perintah tegas tentang berhala
Musa sedang menyampaikan hukum Tuhan kepada Israel di perbatasan Kanaan. Ia menegaskan agar mereka membakar patung ilah bangsa lain dan tidak tergoda oleh emas atau peraknya. Emas itu akan menjadi jerat dan membawa kehancuran.
Di mana
Dataran Moab
Di tepi sungai Yordan, sebelum masuk Kanaan
Kapan
~1400 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan Tuhan, baru keluar Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׂרַף
saraf · bakar
Membakar habis, menghancurkan total dengan api
חָמַד
chamad · mengingini
Menginginkan dengan kuat, sering berkonotasi negatif (serakah)
מוֹקֵשׁ
moqesh · jerat
Perangkap atau jebakan yang bisa menjebak binatang atau manusia
Membakar berhala menunjukkan penghancuran total, sementara 'mengingini' menunjukkan bahaya dari dalam hati. Jerat muncul ketika kita menaruh nilai pada apa yang Tuhan benci.
Tahukah kamu
Tuhan benci berhala
Kata 'mengerikan' untuk berhala dalam bahasa aslinya adalah kata yang sama untuk 'kekejian' yang dipakai untuk hal-hal najis. Orang Israel harus menganggap berhala seperti sampah yang menjijikkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 7:25
Ulangan 7:16
Jerat yang sama
“Janganlah mengasihani mereka dan jangan menyembah ilah mereka! Sebab, hal itu akan menjadi jerat bagimu.”
1 Yohanes 5:21
Larangan berhala
“Anak-anakku, jauhkanlah dirimu dari segala berhala.”
Kisah Para Rasul 19:19
Api untuk berhala
“Banyak di antara mereka yang pernah melakukan sihir mengumpulkan kitab-kitabnya dan membakarnya di depan umum.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 7:25
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti kita harus membakar barang-barang yang berbau non-Kristen, seperti buku atau musik.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah berhala untuk penyembahan ilah lain, bukan benda netral yang bisa dipakai dengan bijak.
✕ Sering dikira
Menginginkan emas itu sendiri yang salah.
✓ Yang sebenarnya
Yang salah adalah mengingini emas yang ada pada berhala, karena itu berarti memegang kekejian dan menaruh hati pada hal yang terkutuk.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 7:25
Kita mungkin tidak menyembah patung, tapi kita bisa 'mengambil' hal-hal duniawi yang seharusnya kita tinggalkan. Periksa hati: adakah hal yang kita simpan meski kita tahu itu tidak berkenan pada Tuhan? Lebih baik membuangnya sebelum menjadi jerat.
Tuhan, tolong aku untuk menjauhkan segala sesuatu yang Engkau anggap najis dalam hidupku, dan berikan keberanian untuk meninggalkannya sepenuhnya. Amin.