Dapur Peleburan Mesir
Ulangan 4:20
Israel Dipilih dari Mesir
“Sebab TUHAN telah membawamu keluar dari dapur peleburan, yaitu Mesir, dan menjadikan umat milik-Nya sampai hari ini.”Ulangan 4:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“sedangkan TUHAN telah mengambil kamu dan membawa kamu keluar dari dapur peleburan besi, dari Mesir, untuk menjadi umat milik-Nya sendiri, seperti yang terjadi sekarang ini.”Ulangan 4:20 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi kamu adalah bangsa yang diselamatkan-Nya dari Mesir, tempat kamu menderita dengan hebat. Kamu dibawa-Nya keluar dari negeri itu, supaya menjadi bangsa-Nya sendiri seperti keadaanmu sekarang ini.”Ulangan 4:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ingatlah selalu bahwa TUHAN sudah mengambil dan membawa kita keluar dari Mesir, negeri di mana kita menderita seakan dipanggang dalam panasnya tungku api. Dan menjadikan kita sebagai bangsa milik-Nya yang terikat kepada Dia selamanya, seperti keadaan kita sekarang ini.”Ulangan 4:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But the LORD hath taken you, and brought you forth out of the iron furnace, even out of Egypt, to be unto him a people of inheritance, as ye are this day.”Ulangan 4:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 4:20?
Ayat ini mengingatkan bahwa Tuhan membawa Israel keluar dari perbudakan di Mesir, seperti logam yang dilebur dalam dapur, untuk menjadi umat kesayangan-Nya. Ini menunjukkan kasih dan pemilihan Tuhan.
Latar belakang
Israel: Umat Milik Allah
Musa mengingatkan bahwa Allah membawa mereka keluar dari Mesir, yang digambarkan sebagai 'dapur peleburan' (tempat penderitaan), dan menjadikan mereka umat-Nya sendiri. Ini adalah tindakan penebusan yang membuat mereka istimewa di antara bangsa-bangsa.
Di mana
Dataran Moab
Di dataran Moab, di seberang Sungai Yordan, sebelum memasuki Kanaan
Kapan
~1400 SM
Perjalanan di Padang Gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, umur 120 tahun, sedang berada di akhir hidupnya
Kepada
Orang Israel
Generasi baru yang akan memasuki tanah Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כּוּר
kur · dapur peleburan
Tungku peleburan logam, melambangkan tempat penderitaan dan ujian.
יָצָא
yatsa · keluar
Meninggalkan atau keluar, sering dipakai untuk pembebasan dari Mesir.
עַם נַחֲלָה
am nachalah · umat milik-Nya
Umat yang menjadi warisan atau milik pusaka, menekankan hubungan khusus dengan Allah.
Gabungan kata-kata ini menunjukkan bahwa keluarnya dari Mesir bukan sekadar pembebasan fisik, tetapi juga pemurnian dan pengambilan sebagai milik pusaka Allah, status yang unik.
Tahukah kamu
Dapur Peleburan: Simbol Penderitaan dan Pemurnian
Di Mesir kuno, logam dilebur dalam tungku yang panas untuk memurnikan. Di sini, Mesir digambarkan sebagai tempat penderitaan yang memurnikan umat Israel, seperti emas yang diuji dalam api.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 4:20
Keluaran 19:5
Umat kesayangan
“Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan menepati perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab seluruh bumi adalah kepunyaan-Ku.”
1 Petrus 2:9
Umat milik Allah
“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri.”
Ulangan 7:6
Dipilih sebagai umat
“Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 4:20
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa penderitaan di Mesir adalah hukuman dari Allah.
✓ Yang sebenarnya
Penderitaan di Mesir adalah ujian dan pemurnian, bukan hukuman; Allah menggunakannya untuk memilih mereka menjadi umat-Nya.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berbicara tentang masa lalu, tidak relevan sekarang.
✓ Yang sebenarnya
Prinsipnya tetap berlaku: Allah memilih dan memurnikan umat-Nya untuk menjadi milik-Nya, baik di Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 4:20
Setiap kali kita mengingat bagaimana Tuhan menyelamatkan kita, hati kita bersyukur dan hidup sebagai milik-Nya.
Ya Tuhan, terima kasih telah memilih dan menyelamatkanku; jadikan hidupku untuk kemuliaan-Mu. Amin.