Anak Sulung untuk Almarhum
Ulangan 25:6
Hukum Levirat dan Hak Anak untuk Meneruskan Nama
“Anak laki-laki sulung yang dimilikinya dianggap sebagai anak suaminya yang mati supaya nama saudaranya yang telah meninggal itu tidak terhapus dari antara orang Israel.”Ulangan 25:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka anak sulung yang nanti dilahirkan perempuan itu haruslah dianggap sebagai anak saudara yang sudah mati itu, supaya nama itu jangan terhapus dari antara orang Israel.”Ulangan 25:6 · TB
Terjemahan Baru
“Anak laki-laki sulung mereka harus dianggap anak saudara yang mati itu, supaya ia mempunyai keturunan di antara bangsa Israel.”Ulangan 25:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Anak laki-laki pertama yang dilahirkan akan diperhitungkan sebagai keturunan dari orang yang sudah meninggal itu, supaya almarhum mempunyai ahli waris di antara bangsa Israel.”Ulangan 25:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it shall be, that the firstborn which she beareth shall succeed in the name of his brother which is dead, that his name be not put out of Israel.”Ulangan 25:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 25:6?
Ayat ini menegaskan bahwa anak pertama dari perkawinan levirat dianggap sebagai anak dari almarhum, sehingga namanya tidak terhapus dari Israel. Ini menekankan pentingnya keberlanjutan keturunan dan warisan nama dalam komunitas.
Latar belakang
Anak Pertama Dianggap Anak Almarhum
Ayat ini menjelaskan bahwa anak laki-laki sulung yang lahir dari pernikahan levirat dianggap sebagai anak dari almarhum, bukan dari saudara yang menikahi janda. Tujuannya adalah untuk melanjutkan nama almarhum dan mencegah namanya terhapus dari Israel.
Di mana
Dataran Moab
Di perkemahan di seberang Sungai Yordan
Kapan
~1406 SM
Perjalanan di padang gurun menjelang masuk Kanaan
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, pembawa hukum, ~120 tahun
Kepada
Bangsa Israel
Umat pilihan yang sedang bersiap masuk Tanah Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַבְּכוֹר
habekhor · anak sulung
Anak laki-laki pertama yang lahir dari seorang ibu
יָקוּם
yakum · dianggap
Berdiri, bangkit, atau diakui sebagai
שֵׁם
shem · nama
Nama, reputasi, atau keturunan
Kata-kata ini menekankan bahwa anak sulung tersebut 'berdiri' sebagai penerus nama almarhum. 'Nama' dalam budaya Ibrani mencakup identitas, warisan, dan keberlanjutan keluarga.
Tahukah kamu
Warisan dan Hak Waris
Anak yang dianggap sebagai anak almarhum ini akan mewarisi bagian warisan almarhum, sehingga hak milik keluarga tetap terjaga.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 25:6
Rut 4:17
Kelahiran anak meneruskan nama
“Dan perempuan-perempuan tetangga memberi nama kepada anak itu, katanya: Seorang anak laki-laki telah lahir bagi Naomi.”
Ulangan 25:5
Kontek langsung
“Saudara suaminya harus menghampirinya dan menjadikannya sebagai istri.”
Kejadian 38:8
Prinsip levirat
“Lalu Yehuda berkata kepada Onan: Pergilah kepada isteri kakakmu, kawinlah dengan dia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 25:6
✕ Sering dikira
Anak itu dianggap anak biologis almarhum meskipun bukan.
✓ Yang sebenarnya
Secara hukum dan silsilah dianggap sebagai anak almarhum, bukan biologis.
✕ Sering dikira
Ini hanya soal nama, tidak mempengaruhi warisan.
✓ Yang sebenarnya
Anak ini berhak atas warisan almarhum, sehingga nama dan hak milik terjaga.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 25:6
Warisan nama dan keturunan sangat penting dalam budaya kuno, tetapi bagi kita, ingatlah untuk menghormati mereka yang telah pergi dengan menjaga kenangan dan nilai-nilai yang mereka tinggalkan.
Tuhan, bantu kami untuk menghormati mereka yang telah mendahului kami, dan peliharalah warisan iman yang kami terima. Amin.