Suami kedua tidak mencintai
Ulangan 24:3
Hukum-hukum tentang perceraian dan kasih
“Jika suami keduanya tidak mencintainya lagi dan menulis surat cerai dan memberikan kepada perempuan itu dan menyuruhnya pergi dari rumahnya, atau jika suami yang kedua yang memperistrinya tersebut mati,”Ulangan 24:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan jika laki-laki yang kemudian ini tidak cinta lagi kepadanya, lalu menulis surat cerai dan menyerahkannya ke tangan perempuan itu serta menyuruh dia pergi dari rumahnya, atau jika laki-laki yang kemudian mengambil dia menjadi isterinya itu mati,”Ulangan 24:3 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi sesudah beberapa waktu laki-laki itu tidak suka lagi kepadanya, lalu menyerahkan surat cerai kepadanya dan mengusir dia. Atau mungkin juga suami yang kedua itu meninggal.”Ulangan 24:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“tetapi suami keduanya juga menceraikan dia atau meninggal,”Ulangan 24:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if the latter husband hate her, and write her a bill of divorcement, and giveth it in her hand, and sendeth her out of his house; or if the latter husband die, which took her to be his wife;”Ulangan 24:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 24:3?
Ayat ini menjelaskan situasi jika suami kedua juga menceraikan perempuan itu atau meninggal. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan itu telah dua kali mengalami kegagalan pernikahan, dan hukum ini mengatur statusnya agar jelas di mata masyarakat.
Latar belakang
Jika suami kedua menceraikan atau mati
Ayat ini memberikan dua kemungkinan: suami kedua tidak mencintainya lagi dan menulis surat cerai, atau suami kedua mati. Kedua situasi membuat perempuan itu bebas, tetapi kemudian muncul larangan untuk kembali ke suami pertama.
Di mana
Dataran Moab
Di perkemahan Israel, sebelum masuk Kanaan
Kapan
~1406 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, pembawa hukum TUHAN
Kepada
Orang Israel
Umat pilihan Allah di padang gurun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׂנֵא
sane · mencintainya
membenci, tidak menyukai, menolak
סֵפֶר כְּרִיתֻת
sefer keritut · surat cerai
dokumen resmi perceraian
מוּת
mut · mati
meninggal, berhenti hidup
Kata 'sane' menunjukkan bahwa perceraian bisa terjadi karena ketidaksukaan suami, bukan hanya kesalahan istri. Namun, hukum tetap melindungi perempuan dengan memberikan surat cerai, dan kematian suami juga membebaskannya.
Tahukah kamu
Kata 'benci' dalam konteks hukum
Kata 'sane' (membenci) di sini tidak selalu berarti emosi, tetapi bisa berarti tidak menyukai atau menolak, dalam konteks hukum perceraian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 24:3
Roma 7:2-3
Paulus memakai hukum ini
“Sebab seorang istri terikat oleh hukum kepada suaminya selama suaminya hidup.”
Ulangan 24:4
Larangan setelah ini
“maka suaminya yang pertama tidak boleh mengambil dia kembali.”
Amsal 30:23
Contoh ketidaksukaan
“...seorang hamba perempuan yang mengambil alih tempat nyonyanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 24:3
✕ Sering dikira
Ayat ini membenarkan kebencian suami sebagai alasan perceraian.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menggambarkan kenyataan pahit, tetapi hukum mengatur agar perceraian dilakukan dengan adil, bukan membenarkan kebencian.
✕ Sering dikira
Kematian suami kedua membuat perempuan najis.
✓ Yang sebenarnya
Kematian suami kedua tidak membuat najis; justru membebaskan dia, tetapi larangan kembali ke suami pertama berlaku karena pernikahan kedua.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 24:3
Kita perlu peka terhadap orang-orang yang mengalami kegagalan berulang dalam hidup, seperti perceraian. Jangan menambah beban mereka dengan sikap menghakimi, tetapi tawarkan kasih dan pemulihan.
Tuhan, beri kami hati yang berbelas kasihan bagi mereka yang terluka karena perceraian, dan jadikan kami alat pemulihan bagi mereka. Amin.