Tuduhan Difitnah

Ulangan 22:14

Hukum tentang Kesucian dan Kemurnian

bahkan, dia menuduh dengan hal-hal yang memalukan dan memfitnah dengan berkata, “Aku telah mengambil perempuan ini, tetapi ketika aku menghampirinya, aku tidak mendapati tanda keperawanannya.”

Ulangan 22:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 22:14?

Ayat ini berbicara tentang suami yang menuduh istrinya tidak perawan dengan tuduhan yang memalukan dan fitnah. Tuduhan ini sangat serius karena keperawanan dianggap penting dalam budaya saat itu, dan fitnah dapat merusak nama baik istri dan keluarganya.

Latar belakang

Suami Membawa Tuduhan ke Pengadilan

Ayat ini melanjutkan kasus suami yang menuduh istrinya tidak perawan. Ia secara terbuka memfitnah istrinya dengan tuduhan memalukan, dan kasus ini dibawa ke hadapan tua-tua kota.

Di mana

Dataran Moab

Di perkemahan, saat Musa menyampaikan hukum

Kapan

~1406 SM

Sebelum masuk Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, pemberi hukum

B

Kepada

Bangsa Israel

Umat pilihan Tuhan di padang gurun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָלַל

alal · memfitnah

Melontarkan perkataan busuk atau menuduh secara tidak adil.

בְּתוּלִים

betulim · tanda keperawanan

Bukti fisik yang menunjukkan status perawan, sering berupa kain.

זְקֵנִים

zeqenim · tua-tua kota

Para pemimpin yang bijaksana dan memiliki otoritas di kota.

Kata-kata ini menunjukkan bahwa tuduhan harus diselidiki oleh otoritas, dan ada bukti yang menentukan kebenaran atau kepalsuan tuduhan.

Tahukah kamu

Peran Tua-tua Kota

Tua-tua kota bertindak sebagai hakim dalam kasus-kasus lokal dan bertanggung jawab untuk memutuskan kebenaran berdasarkan bukti.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 22:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 22:14

✕  Sering dikira

Menganggap tuduhan suami selalu dianggap benar.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini memberikan kesempatan untuk membuktikan tuduhan dan menghukum suami jika terbukti bohong.

✕  Sering dikira

Mengira tanda keperawanan selalu berupa darah di kain.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun itu mungkin, yang pasti adalah benda yang bisa menjadi bukti di hadapan tua-tua.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 22:14

Menuduh tanpa bukti adalah perbuatan yang merusak. Dalam hidup sehari-hari, kita harus berhati-hati dalam berbicara dan menuduh orang lain, karena fitnah bisa menghancurkan hubungan dan reputasi seseorang.

Ya Tuhan, ajari kami untuk selalu berbicara jujur dan tidak menuduh tanpa bukti, serta menjaga nama baik sesama. Amin.