Hukuman bagi Pemfitnah

Ulangan 22:18

Hukum tentang Kehidupan Sehari-hari

PerikopHukum Pernikahan · Ulangan 22:13-21 →
“Kemudian, pemimpin kota itu harus menangkap orang itu dan menghukumnya.”

Ulangan 22:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 22:18?

Ayat ini menetapkan hukuman bagi laki-laki yang membuat tuduhan palsu terhadap istrinya. Para tua-tua harus menangkapnya dan menghukumnya, yang menurut ayat berikutnya berarti didenda dan tidak boleh menceraikan istrinya.

Latar belakang

Hukuman bagi Suami yang Memfitnah

Jika tuduhan suami terbukti salah, para tua-tua harus menangkap suami itu dan menghukumnya. Hukuman ini melindungi kehormatan perempuan dan keluarganya.

Di mana

Dataran Moab

Di tepi Sungai Yordan, sebelum masuk Kanaan

Kapan

~1400 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kelahiran Israel
Masuk Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, pemberi hukum, ~120 tahun

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan Tuhan, sedang menuju Tanah Perjanjian

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָסַר

yasar · menghukumnya

mendisiplinkan, memukul, atau mengoreksi

זָקֵן

zaqen · tua-tua

penatua, pemimpin

אִישׁ

ish · laki-laki

pria, suami

Kata 'yasar' menunjukkan disiplin, bukan sekadar hukuman; hal ini menekankan koreksi untuk memulihkan keadilan.

Tahukah kamu

Hukuman Fisik

Hukuman pada zaman itu termasuk cambuk atau denda, dan jumlah cambukan dibatasi hingga 40 agar tidak berlebihan (Ulangan 25:3).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 22:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 22:18

✕  Sering dikira

Hukuman ini bersifat sewenang-wenang dan kejam.

✓  Yang sebenarnya

Hukum ini membatasi hukuman dan memastikan keadilan, tidak semena-mena.

✕  Sering dikira

Ini hanya melindungi laki-laki karena perempuan dihukum jika bersalah.

✓  Yang sebenarnya

Hukum ini juga melindungi perempuan dari tuduhan palsu dengan menghukum pemfitnah.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 22:18

Kejujuran dan keadilan harus ditegakkan. Ada konsekuensi bagi orang yang berbohong dan merusak nama baik orang lain. Kita harus hidup dengan integritas dan bertanggung jawab atas perkataan kita.

Ya Allah, tanamkan integritas dalam hati kami dan jauhkan kami dari dusta yang membawa kehancuran. Amin.