Mayat Tergantung di Pohon

Ulangan 21:22

Hukum tentang Pembunuhan, Perang, dan Keluarga

PerikopPenjahat Dibunuh dan Digantung di Pohon · Ulangan 21:22-23 →
“Jika seorang laki-laki berbuat dosa dan patut dihukum mati lalu dia dihukum mati dan kamu menggantungkannya di pohon,”

Ulangan 21:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 21:22?

Ayat ini berbicara tentang seseorang yang dihukum mati karena dosanya, kemudian mayatnya digantung di pohon sebagai tanda kutukan. Ini adalah hukuman tambahan yang mempermalukan orang itu dan menunjukkan bahwa ia dikutuk Allah.

Latar belakang

Hukuman Gantung dan Penguburan

Ayat ini berbicara tentang seseorang yang dihukum mati karena dosa yang berat, lalu mayatnya digantung di pohon sebagai tanda kutuk. Namun, mayat itu tidak boleh dibiarkan semalaman; harus dikubur pada hari yang sama, karena digantung berarti dikutuk oleh Allah dan tanah tidak boleh dinajiskan.

Di mana

Dataran Moab

Di tepi sungai Yordan, sebelum masuk ke tanah perjanjian

Kapan

~1405 SM

Akhir pengembaraan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perjalanan 40 tahun
Perebutan Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~120 tahun, pembawa hukum TUHAN

O

Kepada

Orang Israel

Umat pilihan Allah, sedang dalam perjalanan ke Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֵטְא

khet · dosa

Pelanggaran terhadap hukum Allah, kesalahan moral.

מִשְׁפָּט

mishpat · hukum

Keputusan atau keadilan yang ditetapkan oleh otoritas.

קְלָלָה

kelalah · dikutuk

Kutukan atau penghakiman ilahi yang membawa celaka.

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa hukuman mati adalah keputusan adil atas dosa, dan tubuh yang digantung menjadi simbol kutuk. Ini mengajarkan keseriusan dosa di hadapan Allah.

Tahukah kamu

Gantung sebagai Tambahan Hukuman

Dalam praktik Israel kuno, menggantung mayat setelah eksekusi bukan cara utama hukuman mati, melainkan bentuk penghinaan tambahan yang menunjukkan kutukan ilahi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 21:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 21:22

✕  Sering dikira

Menganggap Allah mengutuk orang yang digantung secara permanen.

✓  Yang sebenarnya

Kutuk itu menunjuk pada penghinaan, bukan berarti orang itu tidak bisa diampuni.

✕  Sering dikira

Mengira hukuman gantung adalah cara umum eksekusi di Israel.

✓  Yang sebenarnya

Eksekusi biasanya dengan dilempari batu, gantung hanya setelah mati.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 21:22

Dosa membawa aib dan kutukan. Namun, Yesus pernah mati digantung di kayu salib, mengambil kutukan itu bagi kita. Kita patut bersyukur karena kita telah ditebus dari kutukan dosa.

Terima kasih Yesus, karena Engkau telah menanggung kutukan dosa kami di kayu salib. Tolong kami hidup menghormati pengorbanan-Mu. Amin.