Ulangan 20:5
“Para petugas juga akan berkata kepada rakyatnya, “Apakah di sini ada yang telah membangun sebuah rumah baru, tetapi belum menempatinya? Biarlah dia pulang ke rumahnya supaya dia jangan mati dalam peperangan dan orang lain menempati rumahnya.”Ulangan 20:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Para pengatur pasukan haruslah berbicara kepada tentara, demikian: Siapakah orang yang telah mendirikan rumah baru, tetapi belum menempatinya? Ia boleh pergi dan pulang ke rumahnya, supaya jangan ia mati dalam pertempuran dan orang lain yang menempatinya.”Ulangan 20:5 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian para perwira harus menyampaikan kata-kata ini kepadamu, 'Adakah di antara kamu orang yang baru saja membangun rumah, tetapi belum mengadakan upacara peresmiannya? Kalau ada, ia boleh pulang. Sebab kalau ia terbunuh dalam peperangan, orang lain akan menempati rumahnya.”Ulangan 20:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Kemudian para komandan harus berkata kepada tentara mereka, ‘Jika ada di antara kalian yang baru saja membangun rumah dan belum mengadakan acara syukuran, dia boleh pulang. Jangan sampai dia tewas dalam perang sehingga orang lain yang meresmikan dan memiliki rumah tersebut.”Ulangan 20:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the officers shall speak unto the people, saying, What man is there that hath built a new house, and hath not dedicated it? let him go and return to his house, lest he die in the battle, and another man dedicate it.”Ulangan 20:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 20:5?
Ayat ini memberikan pengecualian bagi orang yang baru membangun rumah untuk tidak ikut berperang, sehingga orang lain tidak akan menempati rumahnya jika ia mati. Ini menunjukkan kepedulian Tuhan terhadap hak milik dan kesejahteraan pribadi.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 20:5
Tuhan menghargai kerja keras dan rencana hidup kita. Jika kita baru saja memulai sesuatu yang berharga, tidak salah untuk menyelesaikannya sebelum mengambil tanggung jawab besar. Jangan merasa bersalah untuk menjaga apa yang Tuhan berikan.
Tuhan, terima kasih karena Engkau peduli pada hal-hal kecil dalam hidupku; bantu aku menyeimbangkan tanggung jawab dan impianku. Amin.