Pertempuran di Yahas

Ulangan 2:32

Perjalanan di Padang Belantara

PerikopPerang Melawan Orang Amori · Ulangan 2:24-37 →
“Kemudian, Sihon dan semua tentaranya keluar untuk menghadapi kita dalam pertempuran di Yahas.”

Ulangan 2:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 2:32?

Sihon keluar dengan seluruh tentaranya untuk berperang melawan Israel di Yahas. Ini menunjukkan bahwa meskipun Tuhan menjanjikan kemenangan, tetap ada pertempuran yang harus dihadapi.

Latar belakang

Sihon Menyerang

Sihon keluar dengan seluruh tentaranya untuk berperang melawan Israel di Yahas. Ini adalah konfrontasi militer yang menentukan.

Di mana

Yahas

Di padang peperangan, di daerah Moab

Kapan

~1406 SM

Penyelesaian pengembaraan di padang belantara

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penolakan Sihon
Kemenangan Israel
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, 120 tahun, pembawa hukum TUHAN

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan yang sedang menuju Tanah Perjanjian

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָצָא

yatsa · keluar

pergi keluar, maju

לִקְרָאתֵנוּ

likratenu · menghadapi

menemui, menyongsong

מִלְחָמָה

milchamah · pertempuran

perang, pertempuran

Kata kerja 'keluar' dan 'menghadapi' menunjukkan inisiatif Sihon, tetapi justru menjadi jalan kehancurannya. Pertempuran adalah gambaran konflik antara kehendak manusia dan rencana Allah.

Tahukah kamu

Yahas dalam Sejarah

Yahas disebut dalam Prisma Mesha, sebuah batu Moab dari abad ke-9 SM, menunjukkan lokasinya yang strategis.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 2:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 2:32

✕  Sering dikira

Sihon keluar dengan takut, padahal dia agresif.

✓  Yang sebenarnya

Dia keluar untuk menyerang, bukan karena takut; ini provokasi.

✕  Sering dikira

Pertempuran terjadi karena Israel provokasi.

✓  Yang sebenarnya

Israel meminta lewat dengan damai, tetapi Sihon menolak dan menyerang.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 2:32

Kita tidak selalu terhindar dari konflik atau tantangan. Namun, ketika kita berada di jalur yang benar, kita bisa menghadapi perlawanan dengan keyakinan bahwa Tuhan menyertai kita.

Tuhan, saat aku menghadapi pertempuran hidup, ingatkan aku bahwa Engkau sudah berjanji untuk menyertaiku. Amin.