Utusan Damai ke Sihon

Ulangan 2:26

Israel's Journey and Victories

Kemudian, aku mengirim utusan dari padang belantara Kedemot kepada Sihon, raja Hesybon, untuk menyampaikan pesan damai, isinya,

Ulangan 2:26 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 2:26?

Musa mengirim utusan kepada Sihon dengan pesan damai, menunjukkan bahwa Israel ingin lewat dengan damai, bukan untuk berperang. Ini mengajarkan bahwa kita harus berusaha mencari jalan damai sebelum konfrontasi.

Latar belakang

Tawaran Damai

Musa mengirim utusan kepada raja Sihon dengan pesan damai, meminta izin lewat dengan damai dan membayar makanan serta air.

Di mana

Padang Belantara Kedemot

Di perkemahan Israel sebelum mengirim utusan

Kapan

~1406 SM

Memasuki Tanah Perjanjian

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Bersiap menyeberang Arnon
Sihon menolak tawaran
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

pemimpin Israel, ~120 tahun

S

Kepada

Sihon, raja Hesybon

raja orang Amori yang kuat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַלְאָךְ

mal'ak · utusan

utusan, malaikat, wakil

מִדְבָּר

midbar · padang belantara

padang gurun, tempat penggembalaan

שָׁלוֹם

shalom · damai

keutuhan, kesejahteraan, damai

Kata 'damai' (shalom) bukan sekadar tidak berperang, tetapi keutuhan dan kesejahteraan. Israel menawarkan shalom, tetapi Sihon memilih perang.

Tahukah kamu

Diplomasi Sebelum Perang

Meskipun TUHAN sudah berjanji memberi kemenangan, Musa tetap menawarkan damai terlebih dahulu, menunjukkan bahwa perang adalah jalan terakhir.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 2:26

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 2:26

✕  Sering dikira

Mengira Israel menyerang Sihon tanpa memberi kesempatan damai.

✓  Yang sebenarnya

Israel justru mengirim utusan damai terlebih dahulu; Sihon yang mengeraskan hati.

✕  Sering dikira

Mengira pesan damai itu palsu karena TUHAN sudah berjanji mengalahkan Sihon.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan karakter TUHAN yang tidak ingin kematian orang fasik, tetapi pertobatan.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 2:26

Sebelum berkonflik, cobalah berkomunikasi dengan damai. Terkadang kita bisa mencapai tujuan tanpa pertengkaran jika kita mau mengirim 'pesan damai' terlebih dahulu.

Tuhan, ajari aku untuk selalu mengedepankan damai dalam setiap interaksi, seperti yang dilakukan Musa. Amin.