Bahwa kami tidak akan menyakitimu — dan ketika menyuruhmu pergi, kami menyuruhmu dalam damai. Sekarang, kamulah yang diberkati TUHAN
Kejadian 26:29
Perjanjian Ishak dengan Abimelekh
“bahwa kami tidak akan menyakitimu seperti dahulu, kami tidak menyentuhmu, dan tidak melakukan apa pun kepadamu, kecuali kebaikan. Bahkan, ketika menyuruhmu pergi, kami menyuruhmu pergi dalam damai. Sekarang, kamulah yang diberkati TUHAN.””Kejadian 26:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“bahwa engkau tidak akan berbuat jahat kepada kami, seperti kami tidak mengganggu engkau, dan seperti kami semata-mata berbuat baik kepadamu dan membiarkan engkau pergi dengan damai; bukankah engkau sekarang yang diberkati TUHAN."”Kejadian 26:29 · TB
Terjemahan Baru
“bahwa engkau tidak akan berbuat jahat terhadap kami, sebagaimana kami pun tidak pernah berbuat jahat terhadapmu. Kami telah bersikap baik terhadapmu dan membiarkan engkau pergi dengan damai. Sudah jelas bagi kami bahwa TUHAN memberkati engkau."”Kejadian 26:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Berjanjilah kepada kami bahwa engkau tidak akan berbuat jahat kepada kami, seperti halnya kami selalu berbuat baik kepada kalian. Waktu itu, daripada kita berselisih, saya menyuruh kalian meninggalkan wilayah kami, lalu kita berpisah dengan damai. Sekarang lihatlah betapa luar biasa TUHAN sudah memberkati kalian!””Kejadian 26:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“That thou wilt do us no hurt, as we have not touched thee, and as we have done unto thee nothing but good, and have sent thee away in peace: thou art now the blessed of the LORD.”Kejadian 26:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 26:29?
Mereka berjanji tidak akan menyakiti Ishak, mengakui bahwa mereka telah memperlakukannya dengan baik saat menyuruhnya pergi, dan menyebut Ishak sebagai orang yang diberkati TUHAN.
Latar belakang
Atah atah berukh YHWH: sekarang, kamulah yang diberkati TUHAN — pengakuan yang menutup permohonan
'Im tasseh imanu ra'ah ka'asher lo neganu'akha veka'asher asinu imakha raq tov vineshallechakha beshalom atah atah berukh YHWH' — bahwa kami tidak akan berbuat jahat kepadamu seperti kami tidak menyentuhmu dan seperti yang kami lakukan kepadamu hanyalah kebaikan dan kami menyuruhmu pergi dalam damai; sekarang, engkaulah yang diberkati TUHAN. Kalimat terakhir 'atah atah berukh YHWH' (sekarang, engkaulah yang diberkati TUHAN) adalah pengakuan yang kuat dari Abimelekh. 'Atah' diulang dua kali untuk penekanan: 'sekarang, tepat engkaulah'. Dan berukh YHWH = diberkati TUHAN — bukan diberkati oleh keberuntungan atau usahamu.
Di mana
Bersyeba
Abimelekh menjabarkan isi perjanjian yang diusulkan dan menutup dengan pengakuan yang mengejutkan
Kapan
Sekitar 1800 SM
Penjabaran isi perjanjian oleh Abimelekh
Yang berbicara
Abimelekh
Yang mengartikulasikan isi perjanjian dan mengakui berkat TUHAN atas Ishak — meski merevisi sedikit sejarah konflik
Kepada
Ishak
Yang mendengar permohonan resmi Abimelekh dan pengakuan berkatnya di hadapan TUHAN
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אִם תַּעֲשֶׂה עִמָּנוּ רָעָה
im ta'ase immanu ra'ah · kami tidak menyakitimu
Bahwa engkau tidak akan berbuat jahat kepada kami — im (jika, bahwa; dalam konteks sumpah = bahwa tidak, bersumpah bahwa); ta'ase (dari asah = melakukan, berbuat; qal imperfek orang kedua maskulin = engkau akan berbuat); immanu (kepada kami, dengan kami; sufiks jamak pertama); ra'ah (jahat, keburukan; dari ra'a = buruk, jahat; isi dari sumpah perjanjian: tidak berbuat jahat satu sama lain).
וַנְּשַׁלֵּחֲךָ בְּשָׁלוֹם
vaneshallechakha beshalom · kami menyuruhmu pergi dalam damai
Dan kami menyuruhmu pergi dalam damai — vaneshallechakha (dari shalach = mengirim, melepaskan; piel konsekutif imperfek + sufiks = dan kami menyuruh pergi kamu; piel menunjukkan tindakan yang definitif; sama kata dengan 'menyuruhku pergi' di 26:27 — Abimelekh mengakui tindakan pengusiran tapi mengkualifikasinya dengan 'beshalom'); beshalom (dalam damai, dalam keselamatan; dari shalom = damai, kesejahteraan, keutuhan).
אַתָּה עַתָּה בְּרוּךְ יְהוָה
atah atah berukh YHWH · sekarang kamulah yang diberkati TUHAN
Sekarang engkaulah yang diberkati TUHAN — atah (engkau; pronomen orang kedua maskulin; ditekankan dua kali untuk efek: tepat kamu, bukan orang lain); atah (sekarang; adverb waktu = pada saat ini, sekarang; bukan 'atah' yang sama — ini adalah homonim yang berbeda: atah pertama = engkau, atah kedua = sekarang); berukh (diberkati; dari barakh = memberkati; pasif partisipel = yang diberkati, yang mendapat berkat); YHWH (TUHAN; yang memberkati).
Im tashe immanu ra'ah ka'asher lo neganu'akha veka'asher asinu immakha raq tov vaneshallechakha beshalom atah atah berukh YHWH (janganlah berbuat jahat kepada kami seperti kami tidak menyentuhmu dan seperti kami hanya berbuat baik kepadamu dan menyuruhmu pergi dalam damai sekarang engkaulah yang diberkati TUHAN). Atah atah berukh YHWH — pengakuan yang menutup permohonan; Abimelekh mengakui berkat TUHAN yang ada pada Ishak dengan dua kata penegas.
Tahukah kamu
Abimelekh merevisi sejarah: 'kami tidak menyentuhmu' — padahal sumur Abraham sudah ditimbun
Pernyataan Abimelekh 'seperti kami tidak menyentuhmu' (26:29) menarik karena sedikit merevisi sejarah: orang Filistin di bawah Abimelekh telah menimbun sumur-sumur Abraham (26:15). Narasi tidak mengoreksi revisionism Abimelekh ini — mungkin Abimelekh merujuk pada larangan resmi yang dia keluarkan (26:11: siapa menyentuh Ishak dihukum mati). Tapi dari sudut pandang Ishak, sumur-sumur yang ditimbun adalah 'sentuhan' yang sangat nyata. Narasi membiarkan tensi ini tanpa resolusi eksplisit.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 26:29
Bilangan 22:6
Balak meminta Bileam mengutuki Israel karena takut akan berkat mereka (Bil. 22:6) — pola yang mirip dengan Abimelekh yang mengusir Ishak (26:16) karena takut kekuatannya; kini Abimelekh mengakui 'engkaulah yang diberkati TUHAN' (26:29); dari ketakutan menghadapi berkat hingga mengakui berkat — perjalanan yang Abimelekh lakukan lebih cepat dari Balak
“Oleh sebab itu, pergilah kiranya sekarang, kutukilah bangsa ini bagiku... sebab aku tahu bahwa siapa yang kauberkati, ia akan diberkati, dan siapa yang kaukutuki, ia akan terkutuk.”
Kejadian 12:2-3
janji Allah kepada Abraham 'yang memberkatimu akan Kuberkati' (12:3) termanifestasi ketika Abimelekh mengakui 'engkaulah yang diberkati TUHAN' (26:29) dan ingin membuat perjanjian; Abimelekh yang mendekat kepada Ishak untuk berdamai sedang, secara tidak sadar, menempatkan dirinya dalam posisi 'yang memberkati' pewaris perjanjian
“Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar... Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau... dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”
Kejadian 39:3
Potifar 'melihat bahwa TUHAN menyertai Yusuf' (39:3) sama seperti Abimelekh 'melihat bahwa TUHAN menyertai Ishak' (26:28); kedua kali, orang luar mengakui penyertaan TUHAN berdasarkan bukti yang mereka saksikan; pola pewaris perjanjian yang keberhasilannya menjadi kesaksian bagi orang di sekitarnya
“Tuannya melihat bahwa TUHAN menyertai Yusuf dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 26:29
✕ Sering dikira
"Abimelekh yang berkata 'kami tidak menyentuhmu dan hanya berbuat baik' adalah kebohongan karena mereka jelas menimbun sumur Abraham."
✓ Yang sebenarnya
Narasi tidak menyebut pernyataan Abimelekh sebagai kebohongan. Kemungkinan interpretasinya: Abimelekh merujuk pada larangan resmi yang dia keluarkan (26:11 — siapa menyentuh Ishak dihukum mati) dan tindakan perlindungan, bukan penimbunan sumur yang dilakukan oleh rakyatnya. Revisi sejarah ini bisa juga sebagai taktik diplomatik yang narasi biarkan berlalu tanpa komentar.
✕ Sering dikira
"'Kamulah yang diberkati TUHAN' yang Abimelekh ucapkan adalah basa-basi diplomatik yang tidak bermakna."
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks narasi, pengakuan 'berukh YHWH' dari orang di luar perjanjian adalah pernyataan yang sangat bermakna. Abimelekh menggunakan nama YHWH — nama perjanjian Allah Israel — untuk mengakui berkat Ishak. Ini bukan basa-basi; ini adalah pengakuan teologis yang menjadi motivasi utama kedatangan Abimelekh: dia datang karena melihat berkat nyata, dan dia mengakuinya secara eksplisit.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 26:29
Perkataan dan perbuatan baik kita kepada orang lain akan diingat. Mari kita selalu bersikap baik dan adil, karena Tuhan sanggup memakai hal-hal kecil untuk menjadi kesaksian bagi orang lain.
Tuhan, tolong aku untuk selalu berbuat baik dan meninggalkan kesan yang positif bagi orang lain, sehingga mereka melihat-Mu melalui hidupku. Amin.