Penyembahan Benda Langit
Ulangan 17:3
Hukum untuk Ibadah dan Kepemimpinan
“dan pergi serta melayani ilah-ilah lain serta menyembahnya. Matahari, bulan, atau bintang-bintang yang tidak pernah kusuruh melakukan itu.”Ulangan 17:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan yang pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, atau kepada matahari atau bulan atau Ulangan 17.4–8 92 segenap tentara langit, hal yang telah Kularang itu;”Ulangan 17:3 · TB
Terjemahan Baru
“dan perintah-Nya dengan menyembah dan mengabdi kepada ilah-ilah lain atau kepada matahari, bulan atau bintang-bintang,”Ulangan 17:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(17:2)”Ulangan 17:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And hath gone and served other gods, and worshipped them, either the sun, or moon, or any of the host of heaven, which I have not commanded;”Ulangan 17:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 17:3?
Ayat ini melanjutkan larangan penyembahan berhala, termasuk menyembah matahari, bulan, dan bintang. Ini menunjukkan bahwa semua ciptaan tidak boleh disembah, hanya Pencipta yang layak disembah. Allah melarang umat-Nya menyembah benda-benda langit yang seharusnya tunduk kepada-Nya.
Latar belakang
Beribadah kepada Ilah Lain
Musa menjelaskan bahwa penyembahan berhala bisa melibatkan benda-benda langit seperti matahari, bulan, dan bintang—sesuatu yang umum di budaya sekitar, tetapi dilarang tegas bagi Israel. Ini menunjukkan betapa mudahnya manusia tergoda untuk menyembah ciptaan daripada Pencipta.
Di mana
Dataran Moab, dekat Sungai Yordan
Di padang gurun, di depan seluruh umat Israel
Kapan
~1406 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, menyampaikan hukum sebelum masuk Kanaan
Kepada
Bangsa Israel
Umat pilihan yang baru keluar dari Mesir, siap memasuki tanah perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָלַךְ
halakh · pergi
berjalan, pergi, atau berpindah; sering menggambarkan gaya hidup atau orientasi
עָבַד
avad · melayani
bekerja untuk, melayani, atau beribadah kepada
שָׁחָה
shachah · menyembah
sujud, membungkuk, atau menunjukkan penghormatan ilahi
Kata 'halakh' (pergi) dan 'avad' (melayani) menunjukkan bahwa penyembahan berhala bukan sekadar ritual, tetapi adalah gaya hidup yang meninggalkan Allah. 'Shachah' (sujud) menekankan sikap hati yang tunduk kepada hal lain selain Allah.
Tahukah kamu
Penyembahan Matahari yang Umum
Bangsa-bangsa di sekitar Israel, seperti Mesir dan Kanaan, sering menyembah dewa matahari seperti Ra atau Shamash. Inilah latar belakang larangan ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 17:3
Roma 1:25
Paulus menyinggung hal ini
“Mereka menyembah dan melayani makhluk, bukan Pencipta.”
Ayub 31:26-27
Contoh godaan penyembahan matahari
“jika aku melihat matahari bersinar atau bulan beredar dengan indah, dan hatiku tergoda diam-diam, dan mulutku mencium tanganku, itu juga menjadi kesalahan.”
2 Raja-raja 23:5
Praktik yang dilarang
“Ia menyingkirkan para imam berhala yang ditetapkan oleh raja-raja Yehuda untuk membakar korban di bukit pengorbanan ... dan kepada matahari, bulan, dan bintang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 17:3
✕ Sering dikira
Penyembahan benda langit hanyalah dosa yang kecil.
✓ Yang sebenarnya
Dalam Alkitab, itu adalah dosa besar karena menggantikan Allah sebagai pusat penyembahan.
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa kita tidak boleh mengagumi alam.
✓ Yang sebenarnya
Ini tentang tidak menyembah alam sebagai dewa, bukan tentang menikmati keindahannya sebagai ciptaan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 17:3
Kita mungkin tidak menyembah matahari atau bulan, tetapi kita bisa 'menyembah' hal-hal yang Allah ciptakan, seperti mengagumi alam secara berlebihan atau mempercayai ramalan zodiak. Ingatlah untuk menyembah Pencipta, bukan ciptaan-Nya.
Ya Allah, Engkau Pencipta segala sesuatu. Ajar aku untuk menyembah-Mu saja dan tidak terpesona oleh ciptaan-Mu. Jauhkan aku dari segala bentuk penyembahan yang salah. Amin.