Peringatan Terhadap Penyembahan Berhala
Ulangan 17:2
Hukum untuk Ibadah dan Kepemimpinan
“Jika di tengah-tengahmu atau di suatu tempat di kotamu yang telah diberikan oleh TUHAN, Allahmu, seorang laki-laki atau perempuan melakukan yang jahat di mata TUHAN, Allahmu, dengan melanggar perjanjian-Nya,”Ulangan 17:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Apabila di tengah-tengahmu di salah satu tempatmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, ada terdapat seorang laki-laki atau perempuan yang melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allahmu, dengan melangkahi perjanjian-Nya,”Ulangan 17:2 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila kamu mendengar bahwa di salah satu kotamu ada orang yang berdosa terhadap TUHAN Allahmu karena melanggar perjanjian”Ulangan 17:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Apabila nanti di salah satu kota yang TUHAN berikan kepada kalian ada seorang laki-laki atau perempuan yang dituduh melakukan kejahatan yang melanggar perjanjian TUHAN dengan kita, dengan cara menyembah selain TUHAN, yaitu dewa-dewa, matahari, bulan, atau bintang, maka kalian harus menyelidiki apakah tuduhan itu benar. Jika memang benar bahwa orang itu sudah melakukan hal yang menjijikkan itu di Israel,”Ulangan 17:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“If there be found among you, within any of thy gates which the LORD thy God giveth thee, man or woman, that hath wrought wickedness in the sight of the LORD thy God, in transgressing his covenant,”Ulangan 17:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 17:2?
Ayat ini berbicara tentang kasus penyembahan berhala di Israel. Jika ada orang yang melanggar perjanjian Tuhan dengan menyembah allah lain, hal itu dianggap kejahatan di mata Tuhan. Ini menegaskan keseriusan dosa penyembahan berhala dan pentingnya kesetiaan kepada Tuhan.
Latar belakang
Kasus Penyembahan Berhala di Dalam Negeri
Musa mengantisipasi bahwa di kemudian hari, orang Israel bisa saja tergoda untuk menyembah ilah lain. Ayat ini mengawali prosedur hukum untuk menangani kasus seperti itu, menekankan bahwa dosa ini serius dan harus diselidiki dengan cermat.
Di mana
Dataran Moab, dekat Sungai Yordan
Di padang gurun, di depan seluruh umat Israel
Kapan
~1406 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, menyampaikan hukum sebelum masuk Kanaan
Kepada
Bangsa Israel
Umat pilihan yang baru keluar dari Mesir, siap memasuki tanah perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָעָה
ra'ah · jahat
kejahatan, keburukan, atau tindakan yang bertentangan dengan kehendak Allah
עָבַר
avar · melanggar
menyeberang, melewati batas, atau melanggar perjanjian
בְּרִית
berit · perjanjian
perjanjian suci antara Allah dan umat-Nya, sering disertai sumpah
Kata 'ra'ah' (jahat) menunjukkan tindakan yang tidak hanya salah, tetapi juga melanggar hubungan perjanjian dengan Allah. 'Melanggar' (avar) berarti melintasi batas yang telah ditetapkan, seperti menyeberang ke wilayah terlarang.
Tahukah kamu
Konteks yang Mirip
Hukum-hukum dalam Ulangan sering mengulang dan memperjelas hukum dari Keluaran dan Imamat, karena generasi baru Israel perlu mendengar kembali sebelum masuk Kanaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 17:2
Keluaran 20:3
Larangan dasar
“Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.”
Ulangan 13:6-11
Hukuman serupa
“Jika saudaramu... membujuk engkau diam-diam untuk pergi beribadah kepada allah lain, ... haruslah engkau membunuhnya.”
Yosua 23:16
Konsekuensi pelanggaran
“Apabila kamu melanggar perjanjian TUHAN, Allahmu, ... maka murka TUHAN akan menyala terhadap kamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 17:2
✕ Sering dikira
Allah tidak toleran dan mudah marah.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan serius tentang kesetiaan karena Dia menginginkan hubungan yang eksklusif dengan umat-Nya, bukan karena mudah tersinggung.
✕ Sering dikira
Hukuman ini berlaku untuk semua dosa.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini khusus berbicara tentang penyembahan berhala yang merupakan pelanggaran paling serius terhadap perjanjian.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 17:2
Penyembahan berhala bukan hanya soal patung, tetapi juga apa pun yang kita tempatkan di atas Tuhan: uang, karier, atau hubungan. Kita perlu memeriksa hati kita, apakah ada 'allah' lain yang kita sembah? Mari kita prioritaskan Tuhan di atas segalanya.
Tuhan, aku mau setia hanya kepada-Mu. Singkapkanlah jika ada berhala dalam hatiku yang menggantikan posisi-Mu. Tolong aku untuk selalu mengutamakan-Mu. Amin.